Unisda Lamongan Gelar Forum Pemuda Internasional, Gaungkan Perdamaian Dunia

  • 11 Mei 2026 18:14 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Gaungkan perdamaian dunia oleh mahasiswa, Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan jadi tuan rumah 4th International Youth Forum 2026, Senin 11 Mei 2026. Kegiatan yang berlangsung di Manaqib Hall Lt. 3 Unisda Lamongan tersebut mengusung tema “Gen Z Against War: Youth Driving Peace in a Divided World”.

Forum internasional ini menjadi ruang dialog lintas budaya bagi generasi muda dari berbagai negara untuk membahas pentingnya perdamaian dunia di tengah berbagai tantangan global. Kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari Culmination of SEA-Teacher Program.

Sejumlah delegasi mahasiswa dari berbagai negara hadir dalam forum tersebut, di antaranya Indonesia, Yaman, Timor Leste, Filipina, Afghanistan, dan Thailand. Masing-masing delegasi menyampaikan pandangan terkait toleransi, solidaritas, kemanusiaan, hingga peran pemuda dalam menciptakan dunia yang damai.

Delegasi Indonesia, Avarel Ghilman Prabowo, menekankan pentingnya menjaga persatuan melalui nilai Bhinneka Tunggal Ika sebagai fondasi perdamaian di tengah keberagaman. Sementara itu, delegasi Yaman, Amr Mohammed Mansoor Shaalan, menyoroti dampak perang terhadap kehidupan masyarakat serta pentingnya keterlibatan generasi muda sebagai agen perubahan.

Delegasi Timor Leste, Nadia Da Costa Pereira Al-Fath, menyampaikan bahwa dialog dan diplomasi menjadi langkah penting dalam menjaga stabilitas global. Dari Filipina, Ivan Sagaad Sajol mengajak generasi muda memanfaatkan media sosial sebagai sarana kampanye kemanusiaan dan mempererat persatuan antarbangsa.

Adapun delegasi Afghanistan, Rahimullah Barai, menilai pendidikan dan kepedulian sosial menjadi kunci membangun kembali nilai-nilai kemanusiaan di tengah konflik. Sedangkan delegasi Thailand, Miss Kameelah Hayeesaleh, mengajak Generasi Z menggunakan teknologi dan media sosial secara bijak untuk menyebarkan pesan perdamaian dan toleransi.

Rektor Unisda Lamongan, Muhammad Hafidh Nashrullah, mengatakan forum tersebut menjadi wujud komitmen kampus dalam membangun pendidikan yang inklusif dan berorientasi global.

"Generasi muda memiliki peran strategis dalam menciptakan dunia yang damai melalui dialog, kolaborasi, dan sikap saling menghargai perbedaan," katanya.

Melalui penyelenggaraan 4th International Youth Forum 2026, Unisda Lamongan akan terus aktif membangun kolaborasi internasional sekaligus mencetak generasi muda yang berdaya saing global, humanis, dan berorientasi pada perdamaian dunia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....