Antisipasi Risiko Cidera, Ribuan Calon Warga PSHT Tuban Resmi Tercover BPJSTK

  • 11 Mei 2026 08:45 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban – Untuk menjamin keselamatan anggotanya, Pengurus Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) Cabang Tuban Pusat Madiun telah mendaftarkan sebanyak 1.106 orang, yang didominasi oleh Calon Warga (Cawar) tahun pengesahan 2026 sebagai kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.‎

‎Kepastian perlindungan ini ditandai dengan penyerahan kartu kepesertaan secara simbolis di Padepokan SH Terate Tuban, Minggu 10 Mei 2026. Prosesi tersebut dilakukan langsung oleh Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tuban, Anita Riza Chaerani, kepada Ketua SH Terate Cabang Tuban, Lamidi serta Ketua Dewan Cabang, Sumarno.‎

‎Ketua SH Terate Cabang Tuban, Lamidi menegaskan, bahwa kerja sama ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap keselamatan para calon warga yang tengah menjalani intensitas latihan tinggi menjelang pengesahan.‎

‎Selain itu, langkah ini merupakan bentuk dukungan SH Terate terhadap program strategis pemerintah. “Jika dulu SH Terate berjuang melawan penjajah, kini di era kemerdekaan, kami berkomitmen mendukung program pemerintah, salah satunya melalui kemitraan dengan BPJS Ketenagakerjaan demi kesejahteraan para pesilat,” ujar Lamidi‎.

Di sisi lain, Kepala Kantor Cabang BPJS Ketenagakerjaan Tuban, Anita Riza Chaerani, menjelaskan bahwa total 1.106 peserta tersebut mencakup 1.088 calon warga serta 18 pengurus dan pembina. Mereka mendapatkan perlindungan penuh selama enam bulan di tahun 2026 melalui dua program utama yaitu, Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

‎“Dengan kepesertaan ini, seluruh aktivitas latihan maupun kegiatan organisasi kini telah terlindungi. Jika terjadi risiko kecelakaan kerja saat berlatih, peserta bisa langsung dibawa ke rumah sakit mitra kami, yakni RSNU Tuban, untuk mendapatkan pengobatan medis tanpa dipungut biaya sepeser pun,” ujar Riza.

‎Meski sudah tercover asuransi, Riza tetap mengimbau para calon warga untuk senantiasa mengedepankan aspek keselamatan dalam setiap sesi latihan guna meminimalisir risiko fisik. Sinergi ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memberikan ketenangan bagi para penggiat pencak silat dalam melestarikan budaya bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....