May Day, PKB Lamongan Buka Hari Fraksi, Warga Bisa Mengadu
- 01 Mei 2026 17:51 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lamongan menghadirkan terobosan baru untuk menyerap aspirasi masyarakat. Melalui program bertajuk “Hari Fraksi PKB”, warga kini memiliki ruang terbuka untuk menyampaikan keluhan, masukan, hingga gagasan secara langsung kepada para wakil rakyat.
Program tersebut resmi diluncurkan di Kantor DPC PKB Lamongan, Jalan Pahlawan No. 22, Jumat 1 Mei 2026 bertepatan dengan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day.
Ketua DPC PKB Lamongan, Abdul Ghofur, menegaskan bahwa “Hari Fraksi” merupakan instruksi partai yang wajib dijalankan oleh seluruh anggota legislatif dari PKB. Melalui program ini, kantor DPC difungsikan sebagai “rumah rakyat” yang terbuka bagi masyarakat.
“Mulai hari ini kami launching ‘Hari Fraksi’. Kami berharap masyarakat Lamongan bisa datang ke kantor DPC untuk menyampaikan segala kendala yang dirasakan,” ujar Ghofur.
Ia menambahkan, program tersebut menjadi langkah konkret untuk memperkuat komunikasi dua arah antara masyarakat dan wakil rakyat, sehingga aspirasi yang masuk dapat segera ditindaklanjuti.
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Lamongan, Mukhammad Freddy Wahyudi, mengatakan pihaknya akan memperluas jangkauan program tersebut dengan menggandeng media massa.
“Dalam beberapa bulan ke depan, kami akan bekerja sama dengan media elektronik maupun online agar program ‘Hari Fraksi’ ini bisa diketahui lebih luas oleh masyarakat,” katanya.
Freddy juga menekankan pentingnya kedisiplinan seluruh anggota fraksi dalam menjalankan program tersebut sesuai arahan partai.
“Kami berharap seluruh anggota fraksi menaati kesepakatan dari DPP dan DPW untuk melaksanakan ‘Hari Fraksi’ ini secara konsisten, sehingga benar-benar menjadi bagian dari pelayanan kepada masyarakat,” tuturnya.
Melalui program ini, PKB Lamongan menargetkan setiap aspirasi warga dapat terserap secara optimal dan ditindaklanjuti secara konkret, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga legislatif.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....