Bupati dan Sekda Lamongan Ajak Warga Matikan Listrik 2 Jam Peringati Hari Bumi
- 25 Apr 2026 13:45 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Bupati dan Sekda Kabupaten Lamongan mengajak seluruh masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya penghematan energi dalam rangka memperingati Hari Bumi yang jatuh setiap 22 April. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi menyampaikan dukungannya terhadap gerakan “Global Earth Hour” yang digelar Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam rangka memperingati Hari Bumi.
Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mematikan listrik selama dua jam sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan sekaligus upaya menekan dampak pemanasan global dan efek rumah kaca. Pak Yes sapaan akrabnya menegaskan bahwa langkah sederhana tersebut memiliki makna besar dalam membangun kesadaran kolektif masyarakat terhadap pentingnya menjaga keseimbangan bumi.
“Dalam rangka memperingati hari bumi pemkab lamongan mengadakan global earth kita mematikan listrik selama 2 jam dalam tujuan untuk mengajak masyarakat mengkampanyekan masyarakat untuk mengurangi pemanasan global,” ujarnya, Sabtu, 25 April 2026.
Ia menjelaskan, penggunaan energi listrik yang berlebihan turut berkontribusi terhadap peningkatan emisi karbon, yang pada akhirnya memperparah kondisi perubahan iklim dan suhu bumi. Selain itu, aksi ini juga menjadi momentum untuk mengenalkan pentingnya mengurangi polusi cahaya atau light pollution, yang selama ini kurang disadari namun memiliki dampak terhadap ekosistem dan kesehatan manusia.
“Sehingga masyarakat semakin menyadari untuk ikut serta mengurangi panas bumi tersebut di samping itu juga dalam rangka efisiensi kita mengajak untuk menggunakan listrik,” tuturnya.
Kemudian Sekretaris Daerah Lamongan, M. Nalikan, mengimbau masyarakat untuk melakukan aksi sederhana namun berdampak besar, yakni mematikan aliran listrik selama 1 hingga 2 jam sebagai bentuk efisiensi energi. Menurutnya, saat ini dunia tengah menghadapi tantangan krisis energi yang membutuhkan kesadaran bersama dalam penggunaan energi secara bijak dan berkelanjutan.
“Momentum Hari Bumi ini menjadi pengingat bagi kita semua bahwa energi yang kita gunakan harus dijaga keberlanjutannya, agar dapat dinikmati oleh generasi mendatang,” ujar Nalikan.
Ia menambahkan, langkah mematikan listrik sementara waktu tidak hanya berdampak pada penghematan energi, tetapi juga menjadi simbol komitmen masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan. Selain itu, Pemkab Lamongan juga mengajak masyarakat untuk melakukan berbagai aksi nyata lainnya, seperti menanam pohon, mengurangi penggunaan plastik sekali pakai, serta menerapkan pola hidup hemat energi dalam kehidupan sehari-hari.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk senantiasa menjaga bumi ini dengan senantiasa menanam pohon-pohonan mengurangi bahan-bahan plastik,” tuturnya.
Melalui peringatan Hari Bumi ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga bumi semakin meningkat. Pemkab Lamongan optimistis, dengan partisipasi aktif masyarakat, upaya pelestarian lingkungan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....