Tiga Kali Kiosnya Terbakar, Isak Tangis Pedagang Lansia Pasar Baru Tuban
- 23 Apr 2026 15:30 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban – Di antara kepulan asap yang masih menyala di Pasar Baru Tuban, Hartatik (75), duduk termenung dengan pandangan kosong. Pedagang gerabah lansia ini tak mampu membendung air mata saat melihat kios yang menjadi tumpuan hidup keluarganya kini hanya menyisakan arang dan puing bangunan yang tak lagi berbentuk.
Hartatik mengaku sama sekali tidak mengetahui kobaran api yang melalap habis kiosnya pada Kamis, 23 April 2025, pukul 03.10 WIB dini hari tadi. Ia baru tersentak saat sang keponakan datang membawa kabar duka ketika hari mulai terang.
"Katanya kejadian jam tiga, saya benar-benar tidak tahu. Baru sekitar jam lima pagi keponakan memberi tahu kalau kebakaran tepat di sektor gerabah. Saya langsung lari ke sini," ucap Hartatik dengan suara bergetar kepada rri.co.id.
Raut wajahnya pun menyiratkan kebingungan yang mendalam. Syok berat membuatnya kehilangan selera makan dan minum. Ia pun hanya sanggup menatap sisa-sisa kiosnya yang sudah habis tidak berbentuk.
Bagi Hartatik, musibah ini bukanlah yang pertama. Sejak mulai berdagang pada tahun 1990-an, ini adalah kali ketiga ia harus menyaksikan kiosnya ludes dilalap jago merah. Meski pemerintah daerah sempat memberikan bantuan pembangunan fisik pada kebakaran sebelumnya, hal itu dirasa belum mampu menutup kerugian modal yang telah ia tanam.
"Sudah tiga kali kios saya terbakar. Rasanya sangat sulit karena kami harus mencari modal awal lagi. Dulu atap kios memang dibantu pemerintah, tapi dinding dan isinya kami bangun sendiri dengan susah payah," katanya lirih.
Pilunya lagi, usaha gerabah tersebut baru saja mulai ditata kembali oleh anak laki-lakinya. Di usianya yang senja, Hartatik sebenarnya hanya mendampingi sang anak berjualan. Namun, harapan untuk melihat anaknya sukses melalui kios tersebut kini kembali pupus dalam semalam.
"Kios ini baru saja mulai dikelola anak saya, Mbak. Baru saja berjalan, sekarang malah terbakar lagi," ucapnya sembari kembali terisak.
Tragedi berulang yang dialami pedagang seperti Hartatik menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Tuban. Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menyatakan bahwa pihaknya kini tengah menyiapkan dana insidental untuk bantuan darurat.
Selain bantuan dana, Pemkab Tuban berencana melakukan perombakan total terhadap layout atau tata letak pasar. Langkah ini diambil sebagai komitmen pemerintah untuk memutus rantai musibah kebakaran yang terus berulang dan memastikan para pedagang seperti Hartatik dapat berjualan dengan rasa aman di masa depan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....