Pemkab Tuban Pusatkan EPIK Mobil di Kantor Layanan Publik

  • 28 Feb 2026 18:30 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Tuban - Pemerintah Kabupaten Tuban akan menjadi salah satu daerah sasaran distribusi Program EPIK (Etalase Pengendali Inflasi Kab/Kota) Mobil yang digagas Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Program tersebut dirancang untuk menjaga keterjangkauan harga sekaligus menjamin pasokan kebutuhan pokok masyarakat di berbagai wilayah, termasuk Kabupaten Tuban.

Kehadiran program ini akan disinergikan dengan agenda Pasar Murah Ramadan yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban di 20 kecamatan. Pelaksanaan kegiatan ini direncanakan akan terpusat di halaman Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) atau kawasan Mal Pelayanan Publik.

Kehadiran program ini akan disinergikan dengan agenda Pasar Murah Ramadan yang sebelumnya telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Tuban di 20 kecamatan. Pelaksanaan kegiatan direncanakan terpusat di halaman Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) atau kawasan Mal Pelayanan Publik.

Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Tuban siap memberikan dukungan penuh terhadap implementasi EPIK Mobil. Menurutnya, koordinasi lintas perangkat daerah akan dioptimalkan agar penyaluran komoditas dapat berjalan tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.

"Kerjasana antara EPIK Mobil dan Pasar Murah Ramadan ini harapannya bisa memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk memperoleh bahan pokok dengan harga terjangkau. Selain itu juga dapat mengakses berbagai layanan publik dalam satu lokasi yang sama," jelasnya.

Selain itu, harapannya juga dapat menjaga keberlanjutan pasokan pangan, serta mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Tuban secara berkelanjutan.

Sebelumnya, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, secara resmi melepas operasional truk EPIK Mobile dari Gedung Negara Grahadi. Pelepasan tersebut merupakan bagian dari rangkaian High Level Meeting Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan serta Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Jawa Timur.

Dalam pelaksanaannya, Kamis, 26 Februari 2026, truk EPIK Mobile membawa sejumlah komoditas pangan strategis, meliputi beras medium SPHP sebanyak 2 ton, beras Jatim CETTAR 2 ton, minyak goreng sebanyak 100 karton, serta gula pasir seberat 1 ton.

"Seluruh komoditas ini akan didistribusikan secara bergilir ke 15 kabupaten/kota sebagai langkah antisipatif terhadap potensi kenaikan harga dan untuk menjaga daya beli masyarakat," kata Gubernur.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....