PJU Ikonik, Filosofi Mendalam Tentang Legenda Kabupaten Bojonegoro

  • 27 Feb 2026 15:31 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus memperkuat identitas daerah melalui penataan Lampu Penerangan Jalan Umum (PJU) di kawasan perbatasan wilayah. PJU dengan desain ikonik Mliwis Putih Jogo Medhayoh Bojonegoro kini terpasang dan menyambut para pengguna jalan yang memasuki wilayah Bumi Angling Dharma.

PJU perbatasan tersebut dirancang dengan relung bercat putih, dilengkapi ornamen nyala api serta tulisan “Bojonegoro” sebagai penanda batas wilayah. Desain ini mengadopsi filosofi Mliwis Putih yang lekat dengan legenda Raja Angling Dharma, sehingga tidak hanya berfungsi sebagai penerangan, tetapi juga merepresentasikan nilai budaya dan kebanggaan masyarakat Bojonegoro.

Selain aspek estetika, pemerintah daerah juga mengedepankan faktor keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan. Seluruh lampu perbatasan telah menggunakan teknologi LED berdaya 70 watt yang menghasilkan pencahayaan lebih terang, stabil, dan hemat energi. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Pemkab Bojonegoro dalam meningkatkan kualitas infrastruktur publik.

Kepala Bidang Penerangan Jalan Umum, Sarana dan Prasarana Dinas PKP Cipta Karya Kabupaten Bojonegoro, Sarifuddin, menyampaikan bahwa proses penggantian dan penataan PJU di titik-titik perbatasan telah diselesaikan. “Seluruh pembaruan PJU di kawasan perbatasan Kabupaten Bojonegoro telah tuntas dan saat ini berfungsi dengan baik,” ujarnya, Jumat, 27 Februari 2026.

Adapun lokasi perbatasan yang telah dilengkapi PJU tematik tersebut meliputi:

Perbatasan Bojonegoro – Babat (Kabupaten Lamongan), Perbatasan Kanor – Rengel (Kabupaten Tuban), Perbatasan Kedungadem – Sukorame (Kabupaten Lamongan), Perbatasan Bojonegoro – Kabupaten Nganjuk, Perbatasan Bojonegoro – Kabupaten Tuban (wilayah Trucuk), Perbatasan Bojonegoro – Kabupaten Ngawi, dan Perbatasan Bojonegoro – Cepu (Kabupaten Blora).

"Untuk menjaga keberlangsungan fungsi dan kualitas PJU, kami mengajak masyarakat turut berperan aktif dalam pengawasan dan pemeliharaan. Apabila ditemukan lampu padam, kerusakan, atau kehilangan komponen, masyarakat dapat menyampaikan laporan melalui kanal resmi pengaduan PJU," jelasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....