Nelayan Libur Melaut, Pasokan Ikan di Tuban Menurun
- 12 Feb 2026 19:00 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Dinas Perikanan Kabupaten Tuban memastikan bahwa ketersediaan bahan baku ikan di wilayah Tuban menurun akibat cuaca ekstrem. Meski begitu, pasokan tersebut masih dalam kondisi mencukupi, karena didukung dengan pasokan ikan frozen.
Analis Pasar Hasil Perikanan Ahli Muda Dinas Perikanan, Kabupaten Tuban, Endang Hariati, menjelaskan bahwq berdasarkan data yang dimiliki, stok ikan baik untuk konsumsi masyarakat maupun kebutuhan industri pengolahan masih tersedia.
Menurutnya, kondisi cuaca ekstrem yang terjadi sejak awal tahun berdampak signifikan terhadap aktivitas melaut nelayan. Akibatnya, pasokan ikan laut di pasar tradisional, lapak pedagang, hingga penjual ikan keliling mengalami kelangkaan yang berujung pada kenaikan harga di tingkat konsumen.
“Cuaca ekstrem menyebabkan nelayan belum dapat melaut demi keselamatan. Kondisi ini membuat hasil tangkapan ikan laut berkurang sehingga harga di pasaran mengalami kenaikan,” jelasnya, Kamis, 12 Februari 2026.
Meski demikian, ketersediaan ikan secara umum masih terjaga. Untuk sektor industri, stok ikan masih tersimpan di fasilitas cold storage. Sementara di tingkat rumah tangga, masyarakat juga dapat memanfaatkan penyimpanan seperti freezer untuk menyetok ikan saat harga relatif terjangkau.
Ia menyebutkan bahwa sejak awal tahun 2026 hingga saat ini, sebagian besar nelayan Tuban belum melaut. "Biasanya, kondisi cuaca mulai membaik pada bulan Maret sehingga nelayan dapat kembali melaut dan produksi hasil tangkapan laut kembali meningkat," ujarnya.
Sebagai alternatif pemenuhan kebutuhan ikan masyarakat, Kabupaten Tuban juga memiliki sumber produksi dari sektor budidaya perikanan. Produksi ikan dari sektor budidaya ini tidak bergantung pada musim sehingga dapat berlangsung sepanjang tahun.
"Jenis ikan yang banyak dibudidayakan di Tuban antara lain bandeng dan lele. Untuk harga ikan hasil tambak relatif stabil, misalnya harga dari pembudidaya sekitar Rp20.000 per kilogram, di tingkat pasar berkisar Rp21.000 hingga Rp22.000 per kilogram,” tambahnya.
Dengan adanya dukungan dari sektor budidaya perikanan, Dinas Perikanan Kabupaten Tuban optimistis kebutuhan ikan masyarakat tetap dapat terpenuhi meskipun produksi ikan laut sementara mengalami penurunan akibat faktor cuaca.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....