Unirow Lantik Tiga Profesor, Bersiap Mendukung Pembangunan Daerah

  • 11 Feb 2026 18:34 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Tuban - Universitas PGRI Ronggolawe Tuban telah mengukuhkan tiga guru besar atau profesor, sebagai wujud pengembangan sumber daya akademik di perguruan tinggi. Ketua PPLP-PT PGRI Tuban, Sudjarwoto, menilai jika kehadiran tiga guru besar dari latar belakang keilmuan yang berbeda memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah.

Ia secara khusus menyoroti bidang kemaritiman yang relevan dengan karakter geografis Kabupaten Tuban yang memiliki garis pantai lebih dari 60 kilometer dan berpotensi dikembangkan melalui kajian akademik dan riset terapan.

"Melalui capaian ini semoga tidak hanya memperkuat institusi secara akademik saja, tetapi juga mendorong kontribusi nyata Unirow dalam pengembangan ilmu pengetahuan, riset, dan pengabdian kepada masyarakat di tingkat nasional maupun internasional," ujarnya, Selasa, 10 Februari 2026.

Pengukuhan ini juga mendapat perhatian dari Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah VII Jawa Timur, Dyah Sawitri, yang hadir secara daring, menyampaikan bahwa keberadaan para guru besar diharapkan mampu memperkuat sistem penjaminan mutu perguruan tinggi.

"Selain itu juga bisa mendorong Unirow untuk menuju tata kelola akademik berstandar internasional dengan tetap menjunjung nilai-nilai kearifan lokal," jelasnya.

Pengukuhan tiga profesor sekaligus ini menjadi penanda komitmen Unirow dalam meningkatkan mutu pendidikan tinggi, penguatan riset, pengabdian kepada masyarakat, serta pengembangan inovasi yang berkelanjutan dan berdampak.

Ketua BPLP PB PGRI Pusat, Supardi Uki Sajiman, menilai jika pengukuhan tiga guru besar secara bersamaan merupakan prestasi akademik yang membanggakan dan jarang terjadi. Menurutnya, Unirow saat ini menjadi satu-satunya perguruan tinggi di wilayah Jawa Timur bagian barat yang memiliki lima guru besar aktif.

Adapun guru besar yang dikukuhkan yakni, Imas Cintamulya, dalam bidang Kepakaran Pembelajaran Biologi, Marita Ika Joesidawati, dalam bidang Kepakaran Bioteknologi Kelautan, serta Warli, dalam bidang Kepakaran Pembelajaran Aljabar.

Sementara itu, Warli, mewakili guru besar yang dikukuhkan dan merupakan Rektor Unirow, menyampaikan bahwa jabatan akademik profesor bukan semata-mata merupakan pengakuan atas capaian intelektual personal saja.

"Ini adalah hasil akumulasi kontribusi akademik, dedikasi dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta konsistensi dalam menjalani tata kelola dan jenjang akademik," ujar Warli.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....