Penderita Kusta di Jatim Tertinggi, Tuban Peringkat Empat
- 30 Jan 2026 11:48 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Sebanyak 107 kasus kusta ditemukan di Kabupaten Tuban sepanjang tahun 2025. Dari jumlah tersebut, dua kasus di antaranya terjadi pada anak-anak. Data ini menempatkan Kabupaten Tuban sebagai daerah dengan jumlah kasus kusta tertinggi keempat di Provinsi Jawa Timur.
Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes P2KB) Kabupaten Tuban melalui Adminkes Ahli Pertama, Helmy Ilmiawati, menyampaikan bahwa meskipun kusta merupakan penyakit menular, penularannya tidak terjadi secara cepat. Proses penularan kusta memerlukan waktu yang cukup lama, yakni sekitar dua hingga lima tahun.
Helmy menjelaskan bahwa kusta saat ini sudah dapat disembuhkan melalui pengobatan MDT (Multi Drug Therapy) yang tersedia di fasilitas pelayanan kesehatan. "Pengobatan ini harus diminum secara teratur selama enam bulan hingga satu tahun, sesuai dengan kondisi pasien," ujarnya, Jumat, 30 Januari 2026.
Dalam upaya pencegahan, bertepatan dengan peringatan Hari Kusta Sedunia ini, Dinkes P2KB Kabupaten Tuban mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kebersihan diri atau personal hygiene. "Kami juga minta agar masyarakat bisa segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila muncul tanda dan gejala kusta," ucapnya.
Ia menjelaskan, gejala awal kusta umumnya berupa bercak atau lesi pada kulit yang menyerupai panu, namun tidak terasa gatal maupun nyeri karena mengalami mati rasa. Sehingga, Dinkes Tuban terus mengintensifkan promosi dan edukasi kesehatan kepada masyarakat, menyediakan obat kusta secara gratis, serta memberikan pendampingan perawatan diri bagi penderita kusta untuk mencegah terjadinya kecacatan.
Helmy menegaskan bahwa kusta bukan penyakit keturunan, bukan pula disebabkan oleh kutukan, aib, atau faktor mistis lainnya. Penyakit ini murni disebabkan oleh infeksi bakteri Mycobacterium leprae. "Oleh karena itu, masyarakat diharapkan tidak memberikan stigma negatif kepada penderita kusta, tapi turut mendukung proses pengobatan hingga tuntas," katanya.
Dengan langkah pencegahan dan penanganan yang berkelanjutan, Pemerintah Kabupaten Tuban optimis pengendalian kusta dapat terus ditingkatkan demi mewujudkan masyarakat yang sehat dan bebas stigma.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....