Perkuat Ketahanan Pangan Bojonegoro Melalui Bantuan Bibit Tanaman
- 24 Jan 2026 22:28 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro terus berupaya untuk menurunkan tingkat kemiskinan sekaligus memperkuat ketahanan pangan keluarga. Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui Program Pekarangan Mekar Ayu, sebuah inisiatif yang mendorong pemanfaatan lahan rumah tangga agar lebih produktif dan bernilai ekonomi.
Program ini dirancang menyentuh langsung masyarakat berpenghasilan rendah. Sekitar 1.800 warga ditetapkan sebagai penerima manfaat yang tersebar di lima titik pelaksanaan. Mereka diarahkan untuk mengelola pekarangan rumah menjadi sumber penyedia sayuran sekaligus penopang kebutuhan harian keluarga.
Sebagai dukungan awal, puluhan ribu bibit hortikultura disiapkan untuk dibagikan kepada kelompok tani. Total sebanyak 65 ribu bibit sayuran berkualitas akan disalurkan sebagai pemicu agar warga mampu memenuhi kebutuhan pangan sendiri tanpa harus sepenuhnya bergantung pada fluktuasi harga di pasar.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Bojonegoro, Zaenal Fanani, menjelaskan bahwa keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh bantuan sarana. Oleh karena itu, pemerintah daerah juga menyiapkan kegiatan pelatihan teknis yang akan digelar di lima lokasi berbeda.
"Pelatihan ini fokus pada penguasaan teknik budidaya yang tepat dan berkelanjutan. Setiap kelompok tani akan memperoleh pendampingan intensif agar bibit yang dibagikan dapat tumbuh optimal hingga menghasilkan panen yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya, Sabtu 24 Januari 2026.
Menurut Zaenal, Program Mekar Ayu memiliki dua tujuan utama. Pertama, memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui ketersediaan sayuran segar dari pekarangan sendiri, sehingga kebutuhan gizi, khususnya bagi keluarga kurang mampu, dapat terpenuhi dengan lebih baik.
Kedua, mendorong peningkatan pendapatan rumah tangga melalui pemanfaatan kelebihan hasil panen yang dapat dijual atau diolah menjadi produk bernilai tambah.
“Kami tidak ingin masyarakat hanya menerima bantuan sesaat. Target kami, setiap rumah memiliki aset hidup berupa tanaman pangan. Dengan puluhan ribu bibit ini, pekarangan bisa berubah menjadi sumber pangan sekaligus penopang ekonomi keluarga,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....