Pemkab Gelontorkan Rp28 Miliar untuk Revitalisasi Alun-alun Bojonegoro

  • 24 Jan 2026 22:00 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Bojonegoro - Pemerintah Kabupaten Bojonegoro alokasikan dana APBD sebesar Rp28 miiliar untuk penataan ulang Alun-alun Bojonegoro yang dijadwalkan mulai direalisasikan pada tahun 2026. Program penataan ini merupakan tindak lanjut dari penyusunan masterplan yang telah rampung pada tahun 2025.

Dokumen perencanaan tersebut menjadi acuan pengembangan jangka panjang yang memuat konsep tata ruang, kebutuhan infrastruktur, pemanfaatan lahan, hingga skema pembiayaan. Berdasarkan perencanaan itu, pekerjaan fisik revitalisasi diproyeksikan dimulai pada pertengahan 2026.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Cipta Karya (DPKPCK) Kabupaten Bojonegoro, Satito Hadi, menyampaikan bahwa pembaruan kawasan alun-alun tidak dilakukan dengan merobohkan seluruh bangunan yang ada. Konsep yang diusung lebih menitikberatkan pada penataan ulang secara menyeluruh agar kawasan tersebut semakin nyaman, fungsional, dan ramah bagi masyarakat.

"Kebijakan ini sejalan dengan arahan Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan Wakil Bupati Nurul Azizah, yang menginginkan wajah kota tampil lebih modern tanpa mengesampingkan aktivitas sosial dan ekonomi warga," ujarnya, Sabtu 24 Januari 2026.

Dalam proses perencanaannya, pemerintah daerah menaruh perhatian khusus pada keberlanjutan nilai sejarah kawasan. Hubungan visual dan fungsi antara Masjid Agung Darussalam, Pendopo Malowopati, pasar kota, serta alun-alun tetap dijaga agar identitas kota tidak hilang. Oleh karena itu, pendekatan penataan dilakukan secara terpadu dan hati-hati.

Selain aspek estetika, fungsi sosial kawasan juga menjadi prioritas. Penataan area parkir, pengelolaan pedagang kaki lima secara terpusat, serta penguatan peran Ruang Terbuka Hijau (RTH) dirancang untuk menciptakan lingkungan yang lebih tertib, sehat, dan nyaman.

Keberadaan RTH dinilai penting dalam menjaga kualitas udara sekaligus menyediakan ruang interaksi bagi masyarakat. “Alun-alun merupakan representasi wajah kota. Karena itu, kami ingin menghadirkan ruang publik yang lebih layak, baik untuk bersantai maupun beraktivitas sosial. Dukungan dari seluruh masyarakat sangat kami harapkan,” tambahnya.

Revitalisasi Alun-alun Bojonegoro ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan Pemkab Bojonegoro dalam menghadirkan ruang terbuka hijau yang berkualitas di kawasan perkotaan. Selama pelaksanaan berlangsung, pemerintah memastikan pengawasan dilakukan secara ketat agar fungsi utama kawasan tetap terjaga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....