Rawan Laka, Polres Tuban Akan Pasang Kamera ETLE

  • 02 Jan 2026 19:34 WIB
  •  Tuban

KBRN, Tuban: Kabupaten Tuban masih tergolong sebagai wilayah rawan kecelakaan lalu lintas, terutama di sepanjang jalur Pantura, Ringroad maupun Jalur Pakah-Widang. Berdasarkan hasil analisis dan evaluasi kepolisian, mayoritas kecelakaan yang terjadi melibatkan sepeda motor yang menabrak bagian belakang truk.

Sebagai upaya menekan angka kecelakaan tersebut, Polres Tuban bersama Pemerintah Kabupaten Tuban berencana memasang dua titik Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) atau tilang elektronik. Dua lokasi yang ditetapkan yakni di kawasan Taman Abhipraya dan Taman Abirama, yang dinilai sebagai jalur dengan kepadatan lalu lintas tinggi serta rawan pelanggaran.

Kasatlantas Polres Tuban, AKP Hariyazie menyampaikan, pemasangan ETLE merupakan langkah preventif untuk meningkatkan kedisiplinan pengguna jalan sekaligus meminimalkan potensi kecelakaan lalu lintas. Pemilihan lokasi didasarkan pada tingginya mobilitas kendaraan dan seringnya terjadi pelanggaran yang berujung insiden kecelakaan.

“Dari hasil analisis dan evaluasi kami, kecelakaan lalu lintas di Tuban sebagian besar melibatkan kendaraan roda dua dengan truk, khususnya tabrak belakang. Kondisi ini menjadi perhatian serius,” ujarnya, Jumat (2/12/2025).

Selain pemasangan ETLE, Polres Tuban juga mengintensifkan upaya preemtif dan preventif melalui sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada masyarakat, terutama pengendara sepeda motor. Pengendara diimbau untuk selalu menjaga jarak aman, meningkatkan kewaspadaan, serta mematuhi peraturan lalu lintas demi keselamatan bersama.

Tak hanya kepada pengendara roda dua, sosialisasi juga dilakukan kepada pengemudi truk. Kepolisian mengingatkan agar kendaraan berat yang mengalami mogok atau berhenti di badan jalan wajib memasang tanda peringatan. Minimal, pengemudi harus meletakkan segitiga pengaman atau tanda pemberitahuan sejauh 50 meter dari kendaraan.

“Contohnya bisa menggunakan drum yang dilengkapi lampu sebagai penanda, sehingga pengendara lain mengetahui ada kendaraan mogok di depan. Selain itu, pengemudi truk juga kami minta menyalakan lampu hazard,” katanya.

Diharapkan, dengan penerapan ETLE di dua titik strategis serta peningkatan kesadaran pengguna jalan, angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Tuban dapat ditekan secara signifikan, sekaligus mewujudkan kondisi lalu lintas yang aman dan tertib.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....