Puluhan Sekolah di Tuban Raih Penghargaan Adiwiyata
- 16 Des 2025 12:37 WIB
- Tuban
KBRN, Tuban: Kabupaten Tuban kembali mencatatkan capaian positif di sektor pendidikan berbasis lingkungan. Pada tahun 2025, total 17 sekolah dari berbagai jenjang sukses membawa pulang Penghargaan Sekolah Adiwiyata tingkat Nasional dan Mandiri.
Dari jumlah tersebut, sembilan satuan pendidikan dinobatkan sebagai Sekolah Adiwiyata Mandiri. Sekolah-sekolah tersebut meliputi SMPN 1 Semanding, SMPN 1 Grabagan, SMPN 5 Tuban, SMKN 3 Tuban, SMPN 1 Kerek, MTsN 1 Tuban, SMAN 1 Rengel, SMPN 1 Jenu, serta SMPN 2 Palang.
Sementara itu, delapan sekolah lainnya berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Nasional, yakni SMPN 6 Tuban, SMPN 3 Tuban, SMKN Jatirogo, SDN Semanding, SMPN 1 Tuban, SMPN 1 Kenduruan, SMAN 5 Tuban, dan SMPN 1 Plumpang.
Pencapaian tersebut menunjukkan lonjakan yang cukup tajam dibandingkan tahun sebelumnya. Jika pada 2024 hanya terdapat delapan sekolah di Tuban yang memperoleh penghargaan serupa, maka pada 2025 jumlahnya meningkat lebih dari dua kali lipat atau sebesar 112,5 persen.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) Kabupaten Tuban, Anthon Trilaksono, mengaku bangga atas keberhasilan sekolah di Tuban yang mampu menunjukkan konsistensi dalam menerapkan prinsip ramah lingkungan.
“Prestasi ini merupakan buah dari kerja kolektif dan komitmen bersama seluruh pemangku kepentingan. Kami memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh sekolah yang telah berupaya menjaga dan mengembangkan budaya peduli lingkungan,” ujarnya, Selasa (16/12/2025).
Ia menambahkan, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi lintas sektor, mulai dari DLHP, Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Kementerian Agama, dukungan pihak swasta, hingga keterlibatan aktif seluruh warga sekolah. Ia menekankan bahwa konsistensi menjadi faktor utama dalam mempertahankan predikat Adiwiyata.
“Perilaku ramah lingkungan harus menjadi kebiasaan yang terus dijaga dan dijalankan secara berkelanjutan, agar benar-benar tertanam dan membentuk generasi yang peduli terhadap lingkungan hidup,” tegasnya.
Sebagai catatan, Program Adiwiyata menitikberatkan pada penerapan lima aspek utama Perilaku Ramah Lingkungan Hidup (PRLH), yakni kebersihan dan sanitasi, pengelolaan sampah, konservasi keanekaragaman hayati, penghematan serta konservasi energi, dan penghematan serta konservasi air.
"Program ini menjadi salah satu upaya strategis dalam membangun budaya sekolah yang berwawasan lingkungan sejak dini. Selain itu juga mencerminkan penguatan kesadaran dan komitmen pendidikan lingkungan hidup di tingkat sekolah," katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....