Batik Tenun Gedhog Tuban Raih Sertifikat Indikasi Geografis
- 13 Nov 2025 09:19 WIB
- Tuban
KBRN, Tuban: Peringatan Hari Jadi ke-732 Kabupaten Tuban, Batik Tulis Tenun Gedhog Tuban resmi mendapatkan pengakuan nasional melalui penerbitan Sertifikat Indikasi Geografis (IG) dari Kementerian Perindustrian Republik Indonesia.
Penyerahan sertifikat dilakukan langsung oleh Dirjen Industri Kecil Menengah dan Aneka (IKMA) Kemenperin, Reni Yanita, kepada Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky, di Alun-alun Tuban, Rabu (12/11/2025). Bupati menegaskan, bahwa capaian ini merupakan bentuk penghargaan atas dedikasi masyarakat Tuban dalam melestarikan warisan budaya leluhur. Menurutnya, pengakuan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan daerah, tetapi juga peluang besar untuk memperkuat sektor ekonomi kreatif, khususnya bagi para pelaku batik dan tenun lokal.
“Sertifikat IG ini adalah bukti kerja keras kita semua. Kekayaan intelektual ini harus menjadi motivasi agar batik tenun gedhog terus lestari dan menjadi identitas budaya Kabupaten Tuban,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemkab Tuban melalui kerja sama dengan Dekranasda akan terus mendorong pertumbuhan industri kecil dan menengah (IKM) agar produk batik Tuban mampu bersaing di pasar nasional maupun internasional.
Ia menilai bahwa keberhasilan memperoleh sertifikat IG sejalan dengan semangat “Lanjutkan Karya Bersama”, tema besar Hari Jadi ke-732 Kabupaten Tuban tahun ini. Ia berharap, pengakuan tersebut dapat menjadi inspirasi bagi seluruh warga untuk terus berinovasi dan mengembangkan potensi lokal.
“Semangat pelestarian dan kecintaan terhadap kekayaan budaya ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, terutama bagi pengrajin batik dan pelaku UMKM di Tuban,” katanya.
Sementara itu, Dirjen IKMA Kemenperin, Reni Yanita memberikan apresiasi tinggi kepada Pemkab Tuban atas keberhasilannya menjaga kelestarian Batik Tulis Tenun Gedhog. Menurutnya, sertifikat IG bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal untuk memperkuat komitmen dalam menjaga mutu dan keaslian produk daerah.
“Pemkab Tuban bersama seluruh pelaku usaha perlu terus menjaga kualitas dan melibatkan generasi muda agar warisan budaya ini tidak hilang ditelan zaman,” katanya.
Reni juga menilai, momentum Hari Jadi Tuban menjadi waktu yang tepat untuk meneguhkan semangat kebersamaan dalam melestarikan dan mempromosikan Batik Tulis Tenun Gedhog Tuban sebagai warisan budaya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus filosofi tinggi.
| Baca juga: Puskesmas Kenduruan Tuban Raih Predikat WBK |
“Mari kita jadikan Hari Jadi Tuban ini sebagai pengingat untuk terus menjaga, memajukan, dan membanggakan batik tenun gedhog sebagai identitas dan kebanggaan daerah,” ucapnya.
Dengan diterimanya sertifikat Indikasi Geografis ini, Batik Tulis Tenun Gedhog Tuban tidak hanya diakui sebagai karya seni bernilai tinggi, tetapi juga sebagai simbol ketekunan, kreativitas, dan kebersamaan masyarakat Tuban dalam melanjutkan warisan budaya leluhur.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....