Jelang Armuzna, JCH Tuban Mendapatkan Bimbingan Khusus
- 04 Jun 2025 12:28 WIB
- Tuban
KBRN, Tuban: Menjelang pelaksanaan rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), jemaah haji asal Kabupaten Tuban, yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 69 mendapatkan pembekalan khusus. Kegiatan pengarahan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Kloter 69, Abdul Ghofir, dan berlangsung di Hotel Jawharat Mahabbah 906.
“Kegiatan ini merupakan bentuk sosialisasi mengenai pelaksanaan Armuzna, yang disampaikan oleh ketua kloter, pembimbing ibadah, serta tim kesehatan haji Indonesia (TKHI),” ujar Abdul Ghofir, Selasa (3/6/2025).
Selain pengarahan, kegiatan ini juga dimanfaatkan untuk memperkuat pemahaman manasik haji. Dalam arahannya, Abdul Ghofir yang juga menjabat sebagai Kepala KUA Bangilan, menegaskan pentingnya kesiapan jasmani dan rohani para jemaah, mengingat tahapan ibadah Armuzna cukup menguras energi.
Ia juga mengimbau, agar seluruh jemaah menjaga kekompakan, disiplin dalam hal waktu, serta patuh terhadap arahan petugas kloter guna memastikan ibadah berjalan lancar dan aman.
“Insyaallah, keberangkatan menuju Armuzna dijadwalkan pada Rabu, 8 Dzulhijjah. Proses keberangkatan akan dilakukan melalui dua titik, yakni dari hotel dan Markaz. Kebetulan, kloter 69 tergabung dalam syarikah Alrifadah dengan Markaz di nomor 104,” katanya.
Terkait dengan keberangkatan ke Arafah, akan dibagi menjadi tiga gelombang, trip pertama antara pukul 08.00 - 11.00 WAS, trip kedua pukul 11.00 - 16.00 WAS, dan trip ketiga pukul 16.00 - 21.00 WAS. Namun, pihaknya masih menunggu konfirmasi terkait keberangkatan kloter 69.
Menurut Ghofir, secara umum kondisi kesehatan para jemaah dalam keadaan baik. “Hanya satu orang jemaah yang saat ini sedang dirawat di RS Al Noor, Arab Saudi. Kami doakan agar lekas sembuh dan bisa kembali bergabung. Sebagai langkah antisipatif, jemaah tersebut sudah kami daftarkan untuk program safari wukuf jika belum memungkinkan untuk bergabung secara langsung,” ujarnya.
Selain itu, aktivitas ibadah di Masjidil Haram dibatasi untuk sementara guna menjaga kondisi fisik jemaah. “Kami sarankan untuk melakukan ibadah di musala hotel atau masjid terdekat, mengingat jarak hotel ke Masjidil Haram sekitar dua kilometer. Lokasi penginapan kami berada di Jawharat Al Mahabbah 906, sektor 9 Al Misfalah,” ujarnya.
Secara terpisah, Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, mengingatkan bahwa Armuzna merupakan puncak dari seluruh rangkaian ibadah haji. Ia menekankan pentingnya menjaga stamina, cukup beristirahat, serta tidak memaksakan diri. “Patuhi setiap arahan dari para petugas agar seluruh proses ibadah berjalan tertib dan lancar,” ujarnya, Rabu (4/6/2025).
Diketahui, pelaksanaan kegiatan Armuzna akan berlangsung dari tanggal 8 hingga 13 Dzulhijjah 1446 Hijriah. Ia berharap, seluruh jemaah asal Tuban diberi kelancaran dan kekuatan dalam menjalani seluruh tahapan ibadah hingga tuntas. “Para jemaah akan menjalankan wukuf di Arafah, bermalam di Muzdalifah, serta melakukan mabit dan lontar jumrah di Mina,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....