Kemenag Tuban Turut Sukseskan Program Indonesia Khataman
- 17 Mar 2025 08:39 WIB
- Tuban
KBRN, Tuban: Kantor Kementerian Agama (Kemenag), Kabupaten Tuban, turut berpartisipasi dalam program nasional Indonesia Khataman Al-Qur’an 350.000 kali dalam sehari, Minggu (16/03/2025), di Gedung PLHUT. Acara ini dihadiri oleh Kepala Kantor Kemenag Tuban, Umi Kulsum, Plt. Kasubag TU, para Kasi dan Penyelenggara, serta seluruh jajaran pejabat fungsional dan staf.
Kegiatan ini tidak hanya terpusat di kantor induk, tetapi juga melibatkan berbagai satuan kerja seperti KUA, madrasah, majelis taklim, pesantren, TPQ, serta organisasi masyarakat seperti DMI, LPTQ, madrasah swasta, madrasah diniyah, dan IPARI. "Di Kabupaten Tuban sendiri, tercatat sebanyak 4.044 kali khataman Al-Qur’an yang tersebar di 23 titik lokasi," ujar Kakankemenag, Umi Kulsum.
Program Indonesia Khataman Al-Qur’an ini merupakan inisiatif Masjid Istiqlal yang bekerja sama dengan Kementerian Agama. Targetnya adalah mencapai minimal 350.000 kali khataman dalam sehari, tepat pada 16 Ramadan, dimulai pukul 00:01 hingga 20:00 WIB.
Berbagai elemen masyarakat berpartisipasi, termasuk masjid, KUA, pesantren, majelis taklim, organisasi keagamaan, serta individu yang tergabung dalam kelompok pengajian. Selain memperingati Nuzulul Qur'an, program ini juga bertujuan untuk mempererat kebersamaan umat Islam dalam membaca dan mengkhatamkan Al-Qur’an, memperkuat nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, serta mencatatkan rekor MURI (Museum Rekor Indonesia).
"Peserta yang terlibat meliputi Kementerian Agama, LPTQ provinsi dan kabupaten, masjid/BKM, KUA, majelis taklim, komunitas pengajian, pesantren, madrasah, perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI & PTKIS), ormas Islam, serta masyarakat umum," ucapnya.
Khataman dimulai pada Minggu, 16 Maret 2025, pukul 00:01 (WIT, WITA & WIB), dengan ketentuan penyelesaian sebelum magrib waktu setempat. Setiap peserta diharuskan mendokumentasikan kegiatan, lalu melaporkan jumlah khataman melalui tautan indonesiakhataman.istiqlal.or.id. Sistem otomatis akan merekap jumlah khataman.
Bagi yang ingin berpartisipasi, pendaftaran dapat dilakukan dengan memasukkan nama, alamat email, dan nomor telepon koordinator, membuat kata sandi, memilih provinsi domisili, menentukan kategori peserta (masjid, pesantren, PTKI, dll.), mengisi data kelompok, serta menambahkan nama koordinator dan anggota minimal tiga orang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....