Penggunaan Tumit Berlebihan dalam Olahraga Berpotensi Sebabkan Cedera Kaki
- 28 Sep 2024 17:38 WIB
- Tuban
KBRN Tuban: Penggunaan kaki secara intensif, terutama dengan penekanan pada tumit saat berolahraga, dapat memicu cedera dan nyeri pada kaki, terutama bagi mereka yang memiliki kaki rata atau flat feet.
Hal ini disampaikan oleh dr. Muhammad Deryl Ivansyah, dokter spesialis ortopedi dan traumatologi dari RSUP Nasional dr. Cipto Mangunkusumo, dalam sebuah diskusi kesehatan di Jakarta. Menurutnya, olahraga seperti lari dan melompat-lompat menambah beban pada tumit yang bisa memicu nyeri pada kaki, Sabtu (28/9/2024)
Flat feet, atau kondisi telapak kaki yang rata dengan permukaan lantai, menurut dr. Deryl adalah hal yang normal dan tidak selalu menyebabkan masalah.
"Flat feet adalah kondisi yang umum dan tidak akan mengganggu aktivitas sehari-hari selama tidak ada keluhan nyeri," ucapnya. Bentuk kaki yang berbeda-beda adalah hal yang alami, dan selama tidak ada rasa sakit saat beraktivitas, kondisi ini dianggap tidak berbahaya.
Lebih lanjut, dr. Deryl menjelaskan bahwa keyakinan bahwa orang dengan kaki rata mudah lelah atau sakit adalah salah kaprah. Ia menyebutkan, kaki rata tidak selalu menimbulkan masalah asalkan kondisinya fleksibel.
"Jika lengkungan kaki muncul saat seseorang menjinjit, itu menandakan kakinya fleksibel dan tidak membutuhkan penanganan lebih lanjut," ucapnya.
Meskipun kaki rata atau flat feet tidak secara langsung diwariskan sebagai faktor keturunan, dr. Muhammad Deryl Ivansyah menjelaskan bahwa dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat terjadi karena kelonggaran pada ligamen kaki, yang berfungsi sebagai penghubung antara tulang dan otot.
Ligamen yang longgar dapat menyebabkan seseorang mengalami kaki rata. Namun, kondisi ini biasanya tidak memerlukan latihan khusus untuk membentuk kembali lengkungan pada telapak kaki.
Menurut dr. Deryl, hingga saat ini belum ada bukti ilmiah atau studi yang menunjukkan bahwa latihan tertentu dapat memperbaiki atau mengubah bentuk alami lengkungan kaki. Setiap orang memiliki bentuk kaki yang unik dan bervariasi, sehingga intervensi fisik untuk mengubah lengkungan kaki dianggap tidak perlu.
Namun, jika seseorang memiliki kondisi lain seperti otot Achilles yang pendek, dr. Deryl merekomendasikan untuk berkonsultasi dengan dokter.
"Jika ada kondisi seperti otot belakang tumit yang pendek, konsultasi dengan dokter diperlukan untuk mendapatkan penanganan yang tepat," ucapnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....