Ratusan Atlet dari 28 Camp Berebut Juara Lamongan Muaythai

  • 16 Sep 2026 20:03 WIB
  •  Tuban

RRI.CO.ID, Lamongan - Gelaran Lamongan Muaythai Championship I 2026 se-Jawa Timur dipastikan berlangsung meriah. Hingga Rabu 16 September 2026, sebanyak 171 atlet dari 28 camp telah mendaftarkan diri untuk bertarung dalam kejuaraan olahraga bela diri tersebut. Para atlet akan memperebutkan kemenangan di atas ring yang dipusatkan di SMA Negeri 1 Ngimbang, Kabupaten Lamongan, selama tiga hari, 18 hingga 20 September 2026.

Ketua Panitia Lamongan Muaythai Championship I 2026 se-Jawa Timur, Ade Sedyatna Wirawan, mengatakan tingginya animo peserta membuat panitia harus membatasi jumlah atlet yang dapat mengikuti kejuaraan.

Menurut pria yang akrab disapa Wawan itu, sebenarnya masih banyak atlet Muaythai yang berminat mendaftar. Namun, pendaftaran terpaksa ditutup setelah jumlah peserta mencapai batas yang ditetapkan panitia. "Kalau tidak dibatasi ada saja yang ingin mendaftar. Dan, dari 171 peserta itu, satu peserta datang dari Bali," katanya.

Kejuaraan ini diikuti atlet dari berbagai jenjang pendidikan, mulai tingkat sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), hingga sekolah menengah atas (SMA). Para peserta akan bertanding dalam kategori pra-junior, junior, dan senior.

Wawan menyebut kontingen Lamongan menjadi salah satu daerah dengan jumlah atlet terbanyak dalam kejuaraan perdana tersebut. Para atlet berasal dari berbagai camp Muaythai yang tersebar di sejumlah wilayah Jawa Timur.

Pemilihan SMA Negeri 1 Ngimbang sebagai lokasi pertandingan juga memiliki alasan tersendiri. Sekolah tersebut menjadi salah satu pusat pembinaan olahraga Muaythai di Lamongan dan telah melahirkan sejumlah atlet berprestasi hingga tingkat regional maupun nasional.

Selain menjadi ajang kompetisi dan mempererat silaturahmi antaratlet serta camp Muaythai, kejuaraan ini juga menjadi bagian dari persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027. "Setidaknya untuk seleksi atlet dan evaluasi masing-masing daerah," ujarnya.

Melalui kejuaraan ini, masing-masing daerah diharapkan dapat memetakan kemampuan atlet sekaligus mengevaluasi hasil pembinaan yang telah dilakukan. Para atlet juga mendapat kesempatan merasakan atmosfer pertandingan sebelum menghadapi agenda olahraga yang lebih besar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....