SPPG Polres Tuban Perketat Keamanan dan Higienitas Makanan

  • 23 Okt 2025 08:29 WIB
  •  Tuban

KBRN, Tuban: Dua unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) milik Polres Tuban telah resmi dibangun, Kapolres Tuban, AKBP William Cornelis Tanasale, meninjau langsung kondisi bangunan, sarana prasarana pendukung, serta kesiapan operasional. Ia juga memastikan aspek keamanan dan higienitas makanan yang akan disalurkan ke sekolah-sekolah.

Sebagai bentuk pengawasan, pihaknya juga telah menugaskan personel dari bidang kesehatan untuk melakukan pemeriksaan makanan menggunakan alat rapid test yang disediakan Mabes Polri. Alat ini berfungsi mendeteksi adanya zat berbahaya seperti sianida atau formalin sebelum makanan dibagikan.

“Tidak cukup hanya melihat tampilan makanan, tapi juga dilakukan uji sampel agar aman dikonsumsi,” ujar Kapolres, Rabu (22/10/2025).

Hasil pemeriksaan sampel dilakukan dengan mencermati perubahan warna atau tekstur yang dapat mengindikasikan makanan tidak layak konsumsi. Uji ini menjadi prosedur tetap sebelum pendistribusian ke sekolah.

Dua SPPG yang terletak di Kecamatan Jenu dan Kecamatan Tuban itu merupakan bagian dari sepuluh unit yang dibangun oleh Polres Tuban melalui kerja sama dengan Yayasan Kemala Bhayangkari (YKB) Cabang Tuban. Pembangunan keduanya telah mencapai 100 persen dan kini memasuki tahap survei lapangan serta seleksi Kepala SPPG sebelum dioperasikan.

Kapolres juga menyampaikan bahwa kehadiran SPPG ini merupakan bentuk dukungan konkret Polres Tuban terhadap program nasional Makan Bergizi Gratis yang digagas Presiden Republik Indonesia. Menurutnya, fasilitas tersebut tidak hanya menjadi sarana pemenuhan gizi bagi anak usia sekolah, tetapi juga simbol kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun generasi sehat dan cerdas.

“Polres Tuban berkomitmen penuh untuk memastikan program Makan Bergizi Gratis berjalan efektif dan tepat sasaran. Kami ingin anak-anak di Tuban benar-benar merasakan manfaatnya,” ucapnya.

Selain itu, AKBP William menjelaskan, bahwa keberadaan SPPG juga membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar. “Ke depan, tenaga lokal akan dilibatkan dalam pengelolaan dapur dan distribusi makanan. Jadi manfaatnya tidak hanya untuk anak sekolah, tapi juga bagi perekonomian warga,” katanya.

Sementara itu, delapan SPPG lainnya yang juga dikelola oleh Yayasan Kemala Bhayangkari Cabang Tuban masih terus dikebut pengerjaannya. Seluruhnya diharapkan dapat segera beroperasi guna memperkuat pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis di wilayah Kabupaten Tuban.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....