Kasus Perampokan di Lamongan Terungkap Usai Korban Melawan
- 13 Jun 2025 13:16 WIB
- Tuban
KBRN, Lamongan: Polres Lamongan mengungkap fakta di balik kasus percobaan perampokan yang terjadi di Desa Deketagung, Kecamatan Sugio, Kabupaten Lamongan. Pelaku yang diketahui berinisial NK (53), warga Kecamatan Cerme, Kabupaten Gresik, ternyata merupakan rekan bisnis korban, N (64), dalam perdagangan garam.
Kapolres Lamongan, AKBP Agus Dwi Suryanto, menjelaskan, bahwa pelaku dan korban memiliki hubungan dagang yang sudah lama terjalin. Menurutnya, pelaku memanfaatkan kedekatan dan pengetahuannya terhadap kondisi rumah korban yang tinggal seorang diri untuk melakukan aksi kejahatan.
“Pelaku ini penjual garam, sementara korban adalah pembelinya. Mereka sudah saling mengenal cukup lama, motif dari tindakan ini adalah faktor ekonomi,” katanya, Kamis Jumat (13/6/2025).
Kasatreskrim Polres Lamongan, AKP Rizky Akbar Kurniadi, menyampaikan kronologi kejadian. Pada Selasa dini hari (10/6/2025) sekitar pukul 02.30 WIB, pelaku masuk ke rumah korban dengan mencongkel jendela menggunakan alat berupa kubut. Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil pisau dari atas meja dan mencoba menuju kamar korban.
Namun, aksinya gagal ketika korban terbangun dan berteriak minta tolong. “Pelaku sempat mencoba membungkam korban menggunakan bantal, namun korban terus melawan. Pelaku akhirnya panik dan melarikan diri melalui jendela,” katanya.
Aksi pelaku diketahui warga sekitar yang kemudian mengepung rumah korban. NK sempat dihajar warga hingga babak belur sebelum diamankan oleh petugas dari Polsek Sugio.
Saat ini, pelaku ditahan di Polres Lamongan dan dijerat dengan Pasal 365 jo Pasal 53 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang percobaan pencurian dengan kekerasan. Ancaman hukuman maksimal atas perbuatannya adalah enam tahun penjara.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih waspada, bahkan terhadap orang-orang yang sudah dikenal, serta melaporkan segera jika mengetahui adanya aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....