Masyarakat Bojonegoro Aktif Manfaatkan Inovasi Kesehatan Digital
- 21 Okt 2025 19:51 WIB
- Tuban
KBRN, Bojonegoro: Minat masyarakat Bojonegoro dalam memanfaatkan layanan kesehatan digital menunjukkan peningkatan signifikan. Berdasarkan data per Oktober 2025, tercatat sebanyak 1.085 warga telah menggunakan layanan informasi puskesmas secara daring.
Selain itu, 235 warga melakukan konsultasi kesehatan online, sementara 1.333 aduan layanan kesehatan telah diterima dan langsung ditindaklanjuti oleh pihak puskesmas. Data tersebut menunjukkan bahwa program Satelit (Saluran Telemedicine Puskesmas Terintegrasi) Bojonegoro semakin diminati dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Inovasi yang digagas oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro ini kini telah menjangkau 430 desa dan kelurahan melalui 35 puskesmas yang tersebar di 28 kecamatan, sehingga mampu memperluas akses layanan kesehatan tanpa terbatas jarak.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro, Ninik Susmiati, mengatakan, bahwa program Satelit Telemedicine merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menyediakan layanan kesehatan yang mudah dijangkau oleh masyarakat.
"Layanan ini juga dirancang agar setiap keluhan warga dapat ditangani lebih cepat oleh tenaga medis, sehingga pelayanan kesehatan menjadi semakin responsif dan merata," ujarnya, Selasa (21/10/2025).
Melalui program Satelit Telemedicine, pihaknya berupaya menghadirkan solusi layanan kesehatan digital yang tidak hanya memudahkan masyarakat dalam memperoleh informasi dan konsultasi, tetapi juga memperkuat koordinasi antar tenaga medis untuk memastikan penanganan yang lebih cepat dan tepat, ujarnya.
Ninik menambahkan, peningkatan jumlah pengguna menunjukkan bahwa masyarakat Bojonegoro mulai terbiasa memanfaatkan layanan kesehatan digital. “Ke depan, kami akan terus mengembangkan sistem Satelit Telemedicine agar semakin interaktif dan ramah pengguna, serta mengintegrasikannya dengan data kesehatan daerah dan layanan darurat guna mempercepat respon pelayanan,” katanya.
Ia menegaskan, pemerintah daerah berkomitmen untuk memastikan setiap laporan, keluhan, dan kebutuhan masyarakat dapat ditangani dengan cepat. “Satelit Telemedicine bukan sekadar teknologi, melainkan jembatan antara masyarakat dan layanan kesehatan yang lebih humanis,” ucapnya.
Dengan langkah ini, Dinas Kesehatan Kabupaten Bojonegoro berharap, pemanfaatan satelit dapat menjadi bagian dari transformasi besar dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang lebih cepat, cerdas, dan merata. Selain itu, upaya ini juga memperkuat komitmen Bojonegoro sebagai daerah yang adaptif terhadap perkembangan teknologi digital demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....