Pemkab Lamongan Kejar Target Eliminasi TBC Tahun 2030
- 26 Agt 2025 13:25 WIB
- Tuban
KBRN, Lamongan: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lamongan berkomitmen mengejar target eliminasi kasus tuberkulosis (TBC) pada tahun 2030, sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto. Komitmen tersebut diwujudkan dengan memperkuat skrining TBC di masyarakat melalui keterlibatan lintas sektor, mulai dari posyandu, puskesmas, pemerintah desa, organisasi profesi kesehatan, Gabungan Organisasi Wanita, hingga Tim Penggerak PKK.
Kepala Dinas Kesehatan Lamongan Chaidir Anas, menjelaskan, TBC merupakan penyakit menular yang disebabkan bakteri Mycobacterium tuberculosis. Meski umumnya menyerang paru-paru, bakteri ini juga bisa menyebar ke organ lain seperti tulang, otak, atau ginjal. Menurutnya, penguatan skrining dan pelayanan dari tingkat bawah sangat penting mengingat seluruh wilayah Lamongan berpotensi terjangkit TBC.
“Komitmen ini sejalan dengan instruksi Presiden Prabowo untuk eliminasi TBC tahun 2030. Kami sudah menyiapkan sistem pelayanan dan penanganan yang diperkuat dari sektor terendah, agar cakupan skrining bisa menyeluruh,” katanya, Selasa (25/8/2025).
Data Dinas Kesehatan Lamongan menunjukkan, sepanjang 2025 tercatat 1.996 kasus TBC dari estimasi 4.191 kasus. Sebanyak 1.941 kasus telah mendapat penanganan dan sedang menjalani tahap pengobatan.
Ketua Tim Penggerak PKK Lamongan, Anis Kartikawati, menyatakan siap mendukung upaya percepatan eliminasi TBC dengan melibatkan kader PKK desa dalam pemantauan kesehatan masyarakat.
“PKK akan ikut aktif mendukung misi ini, salah satunya dengan langkah proaktif melakukan pemantauan langsung di masyarakat melalui kader desa,” tuturnya.
Dengan penguatan skrining, layanan kesehatan, dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Lamongan optimistis target eliminasi TBC tahun 2030 dapat tercapai. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat sekaligus mempercepat terwujudnya generasi bebas TBC.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....