Sarasehan Hari Bakti IDI, Kolaborasi Meningkatkan Indeks Kesehatan

  • 24 Mei 2025 09:31 WIB
  •  Tuban

KBRN, Lamongan: Pemerintah Kabupaten Lamongan, menunjukkan komitmennya dalam pembangunan kesehatan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menekankan bahwa upaya ini akan lebih efektif jika dilakukan secara sinergis saat menghadiri sarasehan kesehatan dalam rangka hari bakti IDI ke-117 di Aula Gadjah Mada Pemkab, Jumat (23/5/2025).

Salah satu contoh keberhasilan kolaborasi ini adalah penanganan stunting yang melibatkan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) cabang Lamongan, TP PKK Kabupaten Lamongan, dan berbagai organisasi lainnya. Menurut data terbaru, angka stunting di Kabupaten Lamongan berhasil turun signifikan dari 27,5% pada tahun sebelumnya menjadi 9,4% pada tahun 2024.

"Pemkab Lamongan selalu merealisasikan program pemerintah pusat dan memiliki program prioritas untuk memberikan layanan yang berkualitas bagi masyarakat. Semua realisasi digarap secara kolaborasi agar berlangsung cepat dan tepat," ujarnya.

Pak Yes, sapaan akrab Yuhronur Efendi, juga menjelaskan bahwa indeks kesehatan merupakan salah satu indikator keberhasilan pembangunan kesehatan di Lamongan. Pada tahun 2024, indeks kesehatan Lamongan mencapai angka 0,843, yang menunjukkan kemajuan signifikan dari skala 0 hingga 1. Selain itu, angka harapan hidup di Kabupaten Lamongan tercatat sebesar 73,22 tahun.

Komitmen Pemkab Lamongan dalam pembangunan kesehatan diwujudkan melalui program prioritas "Lamongan Sehat". Salah satu inovasi dari program ini adalah "Lamongan Sehat Sejahtera dengan Kunjungan Rumah" (Laserku), yang bertujuan memberikan layanan kesehatan maksimal bagi masyarakat yang membutuhkan. Hingga saat ini, total 5.131 keluarga telah menerima layanan Laserku.

"Capaian yang sudah berhasil kita wujudkan harus terus dipertahankan dan ditingkatkan. Caranya adalah dengan menambah kapasitas tenaga kesehatan, karena dengan mindset yang baik akan memberikan dampak positif dalam memberikan layanan kesehatan," katanya.

Sementara itu, Ketua Umum PB IDI 2022-2025, Adib Khumaidi, yang juga hadir sebagai narasumber, menekankan pentingnya sinergi antara IDI dan Pemkab Lamongan dalam menyusun peta penugasan dokter. Hal ini bertujuan agar setiap wilayah di Lamongan memiliki akses terhadap dokter, sehingga pelayanan kesehatan dapat lebih dekat dan mudah dijangkau oleh masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....