Puluhan Warga Terjangkit Chikungunya, Pemdes Gencarkan Fogging

  • 31 Jan 2025 11:25 WIB
  •  Tuban

KBRN, Lamongan: Virus Chikungunya menyerang warga di Desa Gambuhan, Kecamatan Kalitengah, Lamongan, Jawa Timur. Sejak dua pekan terakhir, setidaknya 50 warga di Dusun Gambuhan Lor terjangkit virus yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes Aegypti tersebut. Gejala yang muncul antara lain demam tinggi, nyeri pada sendi, bahkan ada yang mengalami kaki bengkak dan kesulitan berjalan.

Menyikapi hal ini, pemerintah desa setempat segera mengambil langkah cepat untuk mencegah penularan lebih lanjut. Fogging (pengasapan) dilakukan di seluruh rumah warga untuk membasmi nyamuk yang menjadi vektor penyebaran penyakit tersebut.

Munari, salah seorang warga Gambuhan, mengungkapkan bahwa hampir seluruh tetangganya terserang chikungunya dengan gejala badan panas dan nyeri-nyeri. "Banyak yang sakit, ada yang sudah berobat ke bidan dan puskesmas setempat," katanya.

Tohari, Kepala Dusun Gambuhan Lor, mengonfirmasi bahwa sekitar 50 warga telah terinfeksi virus tersebut. "Beberapa warga masih dalam perawatan di puskesmas, sementara yang lainnya sudah sembuh," tuturnya.

Meski fogging sudah dilakukan, pihak pemerintah desa tetap mengimbau kepada masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan, terutama di area yang tergenang air, yang berpotensi menjadi tempat berkembang biaknya nyamuk. "Kami menghimbau agar warga selalu menjaga kebersihan, terutama di tempat-tempat yang ada genangan air, agar tidak menjadi sarang nyamuk," ujarnya.

Penyakit chikungunya ini menjadi perhatian serius karena dapat mempengaruhi kualitas hidup masyarakat, apalagi jika tidak segera diatasi dengan baik. Pemerintah desa dan pihak kesehatan setempat terus berupaya untuk memutus rantai penyebaran dengan berbagai tindakan preventif, termasuk edukasi tentang pentingnya hidup sehat dan menjaga kebersihan lingkungan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....