Unirow Tuban Diminta Mengadopsi Inovasi Pembelajaran Berbasis Kultur Daerah

  • 10 Agt 2026 11:14 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban - Ketua Umum PB PGRI Pusat, Unifah Rosyidi, menilai bahwa di tengah berbagai tantangan zaman, diskusi mengenai praktik terbaik justru menjadi ladang subur bagi lahirnya gagasan solutif. Ia menegaskan agar gagasan cemerlang dari berbagai daerah tidak sekadar menjadi wacana, melainkan dapat diimplementasikan secara nyata.

‎Secara khusus, Unifah menyebut Universitas PGRI Ronggolawe (Unirow) Tuban memiliki potensi besar untuk mengadopsi berbagai inovasi yang dihasilkan melalui penyesuaian dengan kultur dan kondisi lokal. “Unirow harus membuat inovasi dengan modifikasi yang sesuai ciri khas,” tegasnya, Minggu, 9 Agustus 2026.

‎‎Pernyataan tersebut menjadi sinyal kuat bagi Unirow agar proses transfer pengetahuan melalui Best Practice dapat berjalan secara berkelanjutan dan adaptif. Mengingat setiap kampus memiliki karakteristik serta kebutuhan lokal yang unik.

‎‎Hal itu ia sampaikan saat menghadiri kegiatan sarasehan yang digelar oleh Perkumpulan Penyelenggara Lembaga Pendidikan Perguruan Tinggi Persatuan Guru Republik Indonesia (PPLP PT PGRI). Berlangsung di Hotel Lynn Tuban pada 8–9 Agustus 2026, dan diikuti oleh 113 peserta dari berbagai penjuru daerah.

‎Senada dengan hal tersebut, Ketua PGRI Jawa Timur, Djoko Adi Walujo, turut memuji penyelenggaraan sarasehan di Tuban sebagai model kegiatan yang ideal. Menurutnya, meskipun tidak melibatkan ribuan peserta, forum yang terfokus ini justru mampu menghasilkan pembahasan yang mendalam.

‎‎"Agenda tukar pengalaman antar pimpinan dalam mengelola perguruan tinggi yang baik ini akan memperkuat jati diri PGRI," ujar Djoko.

‎‎Sementara itu, Ketua PPLP PT PGRI Tuban, Sudjarwoto, menekankan bahwa kolaborasi antarlembaga di bawah naungan PGRI merupakan fondasi utama untuk membangun ekosistem pendidikan yang saling menguatkan. Kehadiran para pimpinan kampus se-Jawa Timur ini dinilai sebagai modal sosial berharga untuk memperluas wawasan dan memberikan kemaslahatan nyata.

‎‎Ketua Forum Pimpinan PT PGRI Jawa Timur, Munawaroh, menambahkan bahwa persaingan perguruan tinggi yang semakin ketat menuntut adanya sinergi yang kuat. Perguruan tinggi yang unggul tidak hanya dituntut mencetak sumber daya manusia berkualitas, tetapi juga harus menjadi pelopor dalam menyelesaikan permasalahan masyarakat melalui Tri Dharma Perguruan Tinggi.

‎‎Meski Jawa Timur merupakan wilayah dengan sebaran Perguruan Tinggi PGRI terbanyak di Indonesia dan telah memiliki Forum Pimpinan PT PGRI tersendiri, hingga kini belum ada forum khusus yang secara spesifik menangani kerja sama antarkampus. Melalui sarasehan ini, diharapkan terbentuk langkah awal untuk mengisi kekosongan tersebut guna meningkatkan reputasi institusi secara kolektif.

‎‎Selain memimpin jalannya sarasehan, Ketua Umum PB PGRI Pusat juga mengukuhkan Pembina, Pengurus, dan Pengawas YPLP PT PGRI Nganjuk, Sampang, serta PPLP PT PGRI Pasuruan untuk masa bakti 2026–2031. Di sela-sela kesibukannya, ia turut menyempatkan diri menyapa para peserta commfair run with balloon run 5 kilometer yang digelar Himpunan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Unirow.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....