Tujuh Mahasiswa Filipina Ikuti PPL Internasional di Lamongan

  • 12 Apr 2025 11:52 WIB
  •  Tuban

KBRN, Lamongan: Pemerintah Kabupaten Lamongan menerima kunjungan tujuh dosen dan tujuh mahasiswa dari Southern Leyte State University (SLSU), Filipina, dalam rangka mengikuti Program Praktik Pengalaman Lapangan (PPL) Internasional yang digelar oleh Universitas Islam Darul ‘Ulum Lamongan (Unisda). Kegiatan ini berlangsung selama satu bulan dan menjadi bagian dari upaya penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan.

Wakil Bupati Lamongan Dirham Akbar Aksara secara resmi menyambut kedatangan delegasi SLSU pada Jumat (11/4/2025) di ruang kerjanya lantai 3. Dalam sambutannya, ia menegaskan pentingnya program pertukaran pelajar dan dosen sebagai langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan di Lamongan.

“Program exchange di bidang pendidikan ini memberikan dampak positif, tidak hanya bagi pelajar, tetapi juga sistem pendidikan di Lamongan. Inovasi dari sudut pandang internasional bisa menjadi bekal berharga untuk mencetak generasi unggul,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan seperti ini selaras dengan misi Pemerintah Kabupaten Lamongan dalam mewujudkan sumber daya manusia (SDM) unggul, berdaya saing, serta berakhlak yang adaptif terhadap perkembangan zaman.

Mas Wabup juga mendorong pihak Unisda sebagai tuan rumah untuk menjadikan program ini sebagai ajang pembelajaran, baik secara akademik maupun non-akademik. Ia menekankan bahwa keterlibatan dalam kegiatan internasional sebelumnya, seperti International Culture Exchange Project dan Sakura Science Exchange Program, telah terbukti meningkatkan kemampuan bahasa asing, kepercayaan diri, hingga keterampilan komunikasi publik peserta.

Sementara itu, Rektor Unisda, Muhammad Hafidh Nashrullah, menambahkan bahwa program ini tidak hanya berfungsi sebagai sarana penguatan akademik, tetapi juga mempererat hubungan persaudaraan antar negara melalui pendidikan.

Adapun tujuh mahasiswa SLSU yang mengikuti PPL Internasional di Lamongan yaitu Crystal T. Labunog, Yhanna Mae A. Deliman, Shaanne S. Jayma, Adelfa L. Punay, Ronald Jay M. Lolo, Athea Ville Duarte Erejer, dan Maria Isabel D. Balaba. Mereka akan menjalani praktik lapangan sesuai bidang keilmuan masing-masing, antara lain pendidikan sains, olahraga, sosial, dan bahasa Inggris.

Melalui program ini, diharapkan tercipta pertukaran pengetahuan dan budaya yang bermanfaat bagi kedua belah pihak, sekaligus memperkuat eksistensi Lamongan sebagai kota yang terbuka terhadap kerja sama internasional di sektor pendidikan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....