Jemaah Haji Tuban Meninggal usai Jalani Perawatan Medis di Arab Saudi

  • 17 Jun 2026 22:07 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban – Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Kabupaten Tuban menyampaikan perkembangan kondisi jemaah haji asal Kabupaten Tuban yang sebelumnya terpaksa tertunda kepulangannya. Hal itu dikarenakan mereka harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi.

‎‎Plt. Kepala Kemenhaj Tuban, Abdul Ghofur, mengonfirmasi bahwa dari total empat jemaah yang sempat dirawat, salah satu jemaah dinyatakan meninggal dunia. Ia juga menyampaikan rasa bela sungkawa mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.

‎‎Jemaah yang meninggal dunia adalah Siti Rokayah, yang tergabung dalam kloter 28 asal Kecamatan Merakurak. Ia dinyatakan wafat pada Selasa, 16 Juni 2026, tepat pukul 06.50 Waktu Arab Saudi (WAS).

‎‎Ia menambahkan, bahwa jenazah telah disalatkan di Masjidil Haram, Mekkah, dan dimakamkan di kompleks pemakaman Al-Mu’alla. "Kami mendoakan semoga segala amal ibadah almarhumah diterima di sisi-Nya, insyaallah beliau wafat dalam keadaan husnul khotimah dan memperoleh predikat haji yang mabrur," ujarnya, Rabu 17 Juni 2026.

‎‎Di sisi lain, Ia Tuban juga menjelaskan terkait kondisi jemaah yang masih berada di bawah pengawasan medis. Roikanah, jemaah asal Kecamatan Singgahan, hingga saat ini masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi.

‎‎Hingga saat ini Kemenhaj Kabupaten Tuban masih terus berkoordinasi dengan petugas haji setempat untuk memantau kondisi kesehatannya agar dapat segera kembali ke tanah air jika kondisi fisik telah memungkinkan. "Kami masih terus melakukan komunikasi dengan petugas yang ada disana, semoga segera diberikan kesembuhan agar bisa segera pulang," katanya.

‎Sementara itu, kabar baik datang dari dua jemaah lainnya, yaitu Niswatin asal Kecamatan Plumpang dan Masriah asal Kecamatan Singgahan. Keduanya telah dinyatakan sembuh oleh tim medis dan sudah tiba di tanah air dengan selamat usai terbang bersama kloter 49 dan 50.

‎‎"Alhamdulillah, dua jemaah Tuban yang kemarin sempat dirawat juga sudah dinyatakan sembuh dan sudah pulang. Semoga tetap diberikan kesehatan dan bisa melanjutkan aktivitas sehari-hari," ucapnya.

‎‎Abdul Ghofur memastikan, akan terus memberikan pendampingan serta memantau perkembangan kesehatan jemaah yang masih berada di Arab Saudi hingga proses pemulangan berakhir. Dengan harapan, jemaah tersebut dapat segera kembali dan berkumpul bersama keluarga di tanah air.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....