Jemaah Haji Tuban Tuntas Laksanakan Umrah Wajib

  • 09 Mei 2026 18:03 WIB
  •  Tuban

‎RRI.CO.ID, Tuban – Jemaah haji asal Kabupaten Tuban yang tergabung dalam SUB Kloter 26, 27, 28, 29, dan 30 secara resmi telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah Umrah Wajib di Masjidil Haram, Makkah. Dan saat ini, para jemaah mulai beralih ke agenda ibadah rutin salah satunya salat lima waktu.‎

‎Plt. Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Tuban, Abdul Ghofur, mengatakan bahwa para jemaah telah melakukan pergeseran dari Madinah menuju Makkah sesuai jadwal yang telah ditentukan. Dalam perjalanan tersebut, mereka singgah di titik Miqat untuk mengambil niat ihram, yang menjadi syarat sah dimulainya ibadah umrah.‎

‎"Para jemaah Kabupaten Tuban kemarin telah mengambil niat ihram saat menempuh perjalanan menuju Makkah dan alhamdulillah, setibanya di sana mereka langsung melaksanakan ibadah umrah wajib," ujar Abdul Ghofur kepada rri.co.id, Sabtu 9 Mei 2026.

‎Kegiatan umrah wajib yang dilaksanakan oleh jemaah Tuban merupakan bagian dari rangkaian haji Tamattu. Prosesi ini melibatkan beberapa rukun yang harus dijalankan secara berurutan, di antaranya, Ihram yaitu engambil niat di Miqat dengan mengenakan pakaian ihram bagi laki-laki dan pakaian yang menutup aurat bagi perempuan.‎

‎Tawaf, mengelilingi Ka'bah sebanyak tujuh kali putaran yang dimulai dan diakhiri sejajar dengan Hajar Aswad. Sa'i, berlari-lari kecil di antara Bukit Safa dan Marwah sebanyak tujuh kali perjalanan dan Tahallul, memotong atau mencukur sebagian rambut kepala sebagai tanda berakhirnya larangan ihram.‎

‎Meskipun rangkaian umrah wajib cukup menguras energi fisik, Abdul Ghofur memastikan bahwa kondisi kesehatan para jemaah masih terjaga dengan baik. Tim kesehatan di lapangan terus memantau perkembangan fisik para lansia maupun jemaah lainnya agar tetap prima menjelang puncak ibadah haji mendatang.

‎"Hingga saat ini, kondisi para jemaah dilaporkan dalam keadaan sehat untuk melaksanakan serangkaian kegiatan ibadah di tanah suci. Hari ini, para jemaah hanya fokus melaksanakan ibadah rutin seperti biasa, termasuk salat lima waktu secara berjemaah di Masjidil Haram maupun masjid terdekat," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....