Isu Perang Timteng, Kemenhaj Lamongan Pastikan Pemberangkatan Haji 2026 Aman
- 06 Apr 2026 10:38 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Kepala Kementerian Haji (Kemenhaj) Kabupaten Lamongan, Abdul Ghofur pastikan bahwa situasi geopolitik di Timur Tengah, termasuk ketegangan antara Iran dan Israel, tidak berdampak terhadap rencana pemberangkatan jemaah haji tahun 2026. Hingga saat ini, kata Abd Ghofur, otoritas Arab Saudi belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait adanya gangguan keamanan yang dapat menghambat pelaksanaan ibadah haji.
Karena itu, pihaknya mengimbau seluruh jemaah untuk tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Sebanyak 2.758 jemaah haji asal Kabupaten Lamongan diminta fokus pada persiapan diri, baik secara fisik maupun mental, menjelang keberangkatan ke Tanah Suci.
“Pemerintah melalui Kementerian Haji RI telah menyelesaikan seluruh kontrak layanan di Arab Saudi, mulai dari transportasi, akomodasi, hingga konsumsi. Semuanya dipastikan berjalan sesuai jadwal,” ujarnya, Senin 6 April 2026.
Ia juga menekankan pentingnya kesiapan batin bagi para jemaah, dibandingkan merasa khawatir terhadap situasi politik global yang tidak berkaitan langsung dengan pelaksanaan ibadah haji. “Kami mengimbau jemaah untuk memperbanyak doa dan memantapkan niat ibadah, bukan justru cemas terhadap isu-isu yang belum tentu benar,” tuturnya.
Dari sisi kesiapan administrasi, seluruh dokumen jemaah haji asal Lamongan, termasuk paspor dan visa, telah rampung 100 persen. Proses distribusi koper jemaah pun mulai dilakukan secara bertahap. Sementara itu, dari aspek kesehatan, para jemaah telah menjalani vaksinasi rutin. Saat ini, mereka tinggal melengkapi vaksin polio yang dijadwalkan dilakukan oleh Dinas Kesehatan dalam pekan ini.
Ahmad Naji salah satu CJH dari kecamatan Paciran juga yakin perjalanan haji tahun ini akan tetap berjalan lancar. "Kita yakin perjalanan akan lancar tidak ada kencala suatu hal apapaun meski ramai berita perang di sana, InsyaAllah haji kami tetap berjalan lancar," katanya.
Abdul Ghofur menjelaskan, jemaah haji Lamongan yang terbagi dalam kelompok terbang (kloter) 30 hingga 37 dijadwalkan mulai diberangkatkan menuju Tanah Suci pada 29 April hingga 1 Mei 2026. Dengan berbagai persiapan yang telah matang, Kemenhaj Lamongan optimistis seluruh proses pemberangkatan hingga pelaksanaan ibadah haji tahun ini dapat berjalan lancar dan aman.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....