Lamongan Kebut Biometrik Jemaah Haji untuk Visa 2026

  • 19 Nov 2025 16:25 WIB
  •  Tuban

KBRN, Surabaya: Persiapan keberangkatan jemaah haji 2026 di Lamongan terus dipercepat. Kantor Kemenag Lamongan kini fokus menuntaskan rekam biometrik biovisa, tahapan krusial yang menjadi syarat utama pengajuan visa lewat aplikasi resmi Pemerintah Arab Saudi.

Kasi Haji dan Umrah Kemenag Lamongan, Abdul Ghofur, mengatakan proses biometrik sudah berlangsung sejak 10 November dan ditargetkan rampung pada 25 November 2025. Tahapan ini wajib bagi seluruh calon jemaah sebagai bagian dari kelengkapan dokumen keberangkatan.

“Alhamdulillah persiapan haji 2026 berjalan baik. Setelah data jemaah dirilis Kanwil, kami masuk tahap pembuatan paspor dan rekam biometrik biovisa sebagai syarat pengajuan visa,” jelas Ghofur, Rabu (19/11/2025).

Ia menegaskan bahwa layanan biometrik dilakukan melalui aplikasi biovisa milik Pemerintah Arab Saudi, tempat data jemaah diverifikasi sebelum proses keberangkatan.

Untuk musim haji 2026, Lamongan menargetkan 2.500 jemaah mengikuti rekam biometrik. Pelaksanaannya diatur terjadwal dengan kapasitas sekitar 200 jemaah per hari.

“Proses sudah berjalan sembilan hari dan hampir 1.800 jemaah telah terekam biometriknya,” ujarnya.

Kemenag Lamongan memastikan seluruh jemaah terlayani sesuai jadwal, sekaligus mengimbau mereka hadir tepat waktu agar proses tidak terhambat.

Dengan progres yang terus naik, Kemenag optimistis seluruh administrasi haji mulai biovisa, paspor, hingga tahap pelunasan bisa selesai sebelum memasuki agenda manasik 2026.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....