Penjemputan Jemaah Haji Tuban Resmi Dipusatkan di Kompi
- 28 Jun 2025 11:44 WIB
- Tuban
KBRN, Tuban: Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Tuban, Umi Kulsum, mengatakan, jika kepulangan jemaah haji ini akan berlangsung pada 2 hingga 7 Juli 2025, di Kompi Senapan C Tuban. Yang sebelumnya sempat akan direncanakan untuk dilakukan di Pendopo Kridho Manunggal, sesuai arahan dari Bupati. Namun, setelah melakukan koordinasi lebih lanjut, titik penjemputan jemaah haji resmi akan dilakukan di Kompi Senapan C.
"Untuk penjemputan jemaah haji akan dilakukan di Kompi, seperti tahun sebelumnya," ujarnya kepada rri.co.id, Sabtu (27/6/2025).
Adapun jadwal kepulangan jemaah haji asal Tuban sebagai berikut, Kloter 66 (10 jemaah) tiba 2 Juli pukul 17.45 WIB, Kloter 68 (384 jemaah) dan Kloter 69 (376 jemaah) tiba 2 Juli pukul 20.30 WIB, Kloter 70 (376 jemaah) tiba 3 Juli pukul 17.25 WIB.
Sementara, Kloter 80 (2 jemaah), Kloter 83 (4 jemaah), Kloter 86 (107 jemaah) tiba 7 Juli sekitar pukul 12.00 WIB. "Karena kloter 68 dan 69 waktunya berdekatan, maka berangkat dari debarkasi Surabaya menuju Tuban, akan kita lakukan secara bersamaan," ucap Kakankemenag.
Dirinya menambahkan, bahwa Kemenag bersama Pemkab Tuban juga akan melibatkan unsur pengamanan dan pelayanan seperti Polres Tuban, Kodim 0811, Dinas Kesehatan, BPBD, Satpol PP, serta Dinas Koperasi, UKM dan Perdagangan (Diskopumdag), terkait penertiban pedagang yang ada di sekitar lokasi penjemputan.
Nantinya, bagi keluarga yang memiliki kartu identitas khusus (id card) saja yang dapat memasuki area penjemputan. Hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi tetap aman, dan tertib.
"Kebetulan tahun ini jumlah jemaah haji asal Tuban mencapai 1.258 orang. Agar lokasi tetap steril, maka kami batasi jumlah keluarga yang bisa masuk ke lokasi penjemputan," ucapnya.
Berdasarkan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, proses pemulangan jemaah haji di titik Kompi 521 Tuban berjalan tertib dan aman. Berbagai tahapan, mulai dari rekayasa lalu lintas, pengaturan kedatangan jemaah, hingga penjemputan oleh pihak keluarga akan kembali diterapkan dengan pengamanan ketat.
"Kami telah berkomitmen bahwa pelaksanaan pemulangan jemaah haji harus dipersiapkan secara matang dan terkoordinasi, mengingat dinamika di lapangan bisa saja berbeda dari rencana awal,” katanya, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....