Operasi Pekat, Polres Tuban Ungkap Lima Kasus
- 10 Mei 2025 19:28 WIB
- Tuban
KBRN, Tuban: Satreskrim Polres Tuban merilis hasil Operasi Pekat yang dilaksanakan selama 14 hari, terhitung sejak 1 - 14 Mei 2025, Sabtu (10/5/2025 di Mapolres setempat. Dari hasil pengungkapan kasus 4 TO dan 1 Non TO, sebanyak delapan tersangka berhasil diamankan.
Wakapolres Tuban, Kompol Achmad Robial, mengatakan jika sasaran operasi pekat ini sebagai upaya pemberantasan tindakan premanise diantaranya, kasus pemerasan, pungli, pemalakan, pengancaman, intimidasi, perbuatan tidak menyenangkan, penganiayaan, dan tindak pidana lainnya yang dilakukan oleh preman perorangan maupun kelompok.
Dalam kesempatan ini dirinya membacakan data para tersangka dimulai dari kasus penganiayaan sebanyak dua kasus yang menjerat pasal 351 KUHP dengan hukuman 5 tahun penjara, pengeroyokan 2 kasus dengan pasal 170 KUHP pidana 7 tahun penjara, dan 1 kasus di pasal 368 pidana 9 tahun penjara.
Sebanyak delapan tersangka berhasil diamankan oleh Polres Tuban, dengan rincian kasus pengeroyokan sebanyak dua tersangka, inisial AR (34) warga keluarahan Doromukti, Kecamatan Tuban dan DI (32) warga desa Padasan, Kecamatan Kerek, Tuban.
Pengeroyokan sebanyak lima tersangka berinisial ADS (28) warga desa Sumberarum, Kecamatan Kerek, Tuban, NA (37) warga desa Karangagung, Kecamatan Palang, Tuban, LNG (36) warga desa Karangagung, Kecamatan Palang, Tuban, MTQ (34) warga desa Karangagung, Kecamatan Palang, Tuban, dan ALM MSD (31) warga desa Karangagung, Kecamatan Palang, Tuban. Sementara tersangka pemerasan berinisial THM (37).
Wakapolres menghimbau, agar masyarakat tetap menjaga kewaspadaan terhadap segala bentuk ancaman premanisme perorangan maupun kelompok yang tidak bertanggung jawab. "Jangan takut lapor polisi, kami tidak akan memberikan peluang ataupun ruang kepada kelompok preman yang mengancam masyarakat," ujarnya.
Operasi ini masih tersisa waktu empat hari kedepan. Sehingga Polres Tuban saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus TO lainnya. "Kami akan ungkap semuanya," kata Wakapolres, mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....