Doa dan Ijabah: Refleksi Spiritual dari Kitab Al-Hikam

  • 14 Mei 2025 06:37 WIB
  •  Tuban

KBRN Tuban: Program Mutiara Pagi, RRI Tuban, kembali hadir dengan kajian inspiratif bertajuk “Doa dan Ijabah” yang merujuk pada pasal 6 Kitab Al-Hikam, karya Ibnu Atha’illah. Kajian kali ini disampaikan oleh Ustaz Khoirul Fatah, perwakilan dari Yayasan Al Uswah Centre Tuban, yang mengupas secara mendalam hubungan antara doa seorang hamba dengan kehendak ilahi.

Dalam penyampaiannya, Ustaz Khoirul Fatah, menjelaskan bahwa doa bukan sekadar permohonan, melainkan bentuk penghambaan yang menunjukkan kedekatan dan ketergantungan total kepada Allah SWT. Pasal 6 Kitab Al-Hikam menekankan bahwa terkabul atau tidaknya doa bukan ukuran utama dari keberhasilannya, melainkan bagaimana doa itu mampu menghubungkan hati manusia dengan Rabb-nya.

Beliau juga menegaskan bahwa sering kali manusia terjebak dalam harapan yang bersifat duniawi, tanpa memahami bahwa penundaan ijabah adalah bentuk kasih sayang dan pengaturan terbaik dari Allah. “Ketika doa tidak dikabulkan sesuai keinginan kita, bukan berarti Allah menolak, bisa jadi Dia sedang mendidik hati kita agar lebih ikhlas dan sabar,” ujarnya. (14/5/2025)

Selain memberikan penguatan spiritual, Ustadz Khoirul Fatah juga mengajak pendengar untuk terus menjaga adab dalam berdoa, seperti menghadirkan hati yang khusyuk, yakin terhadap kuasa Allah, serta tidak tergesa-gesa dalam menuntut hasil. Ia menekankan bahwa keistimewaan doa terletak pada prosesnya, bukan hanya pada hasilnya.

Kajian Mutiara Pagi ini diharapkan dapat membuka wawasan para pendengar bahwa doa sejatinya adalah bentuk ibadah yang tidak pernah sia-sia. Melalui pemahaman mendalam terhadap Kitab Al-Hikam, umat Islam diajak untuk tidak sekadar memohon, namun juga memperbaiki hubungan spiritual dengan Sang Maha Pencipta dalam setiap doa yang dilantunkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....