Dandim Tuban Sebut Lima Jembatan Perintis Garuda Pangkas Akses Warga
- 13 Agt 2026 21:16 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Tuban - Dandim 0811 Tuban Letkol Inf Galih Sakti Pramudyo menyebut lima Jembatan Perintis Garuda dibangun untuk membuka akses warga di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban. Sebelumnya, warga harus memutar melalui jalur lain dengan jarak yang lebih jauh, bahkan sebagian rela turun-naik jurang untuk mempersingkat perjalanan.
"Kini, kondisi tersebut mulai berubah setelah Kodim 0811 Tuban membangun lima Jembatan Perintis Garuda di sejumlah wilayah Kabupaten Tuban. Karena tidak ada akses jembatan, mereka harus berputar dulu untuk melewati jalan lain dengan jarak yang sangat jauh. Bahkan sebagian dari mereka rela turun-naik jurang untuk mempersingkat jarak dan waktu tempuh," ujar Galih, Kamis (13/8/2026).
Lima Jembatan Perintis Garuda tersebut dibangun di Desa Dagangan, Kecamatan Parengan; Desa Tawaran, Kecamatan Kenduruan; Desa Bader, Kecamatan Jatirogo; Desa Ngimbang, Kecamatan Palang; dan Desa Dahor, Kecamatan Grabagan.
Menurut Galih, pembangunan jembatan tersebut ditujukan untuk mempermudah mobilitas masyarakat. Akses yang lebih dekat juga diharapkan mendukung aktivitas ekonomi warga dan memperlancar hubungan antarwilayah.
Dampaknya juga dirasakan pelajar. Sebelumnya, mereka harus menempuh jalur memutar untuk menuju sekolah sehingga membutuhkan waktu lebih lama.
"Jalan adalah infrastruktur yang sangat krusial, aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar apabila akses jalannya mudah dan memadai," katanya.
Pembangunan Jembatan Perintis Garuda menjadi salah satu bentuk dukungan Kodim 0811 Tuban terhadap program prioritas pemerintah yang sejalan dengan arahan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak.
Selain pembangunan jembatan, Kodim 0811 Tuban juga mengerjakan sejumlah program untuk menjawab kebutuhan dasar masyarakat.
Melalui program TNI Manunggal Air, sebanyak lima sumur bor dibangun di Desa Remen, Kecamatan Jenu; Dusun Mojokopek dan Dusun Jarum, Kecamatan Semanding; Desa Dahor, Kecamatan Grabagan; serta Desa Ngrayung, Kecamatan Plumpang.
Galih mengatakan, ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan penting bagi masyarakat, mulai dari mandi, mencuci hingga kebutuhan sehari-hari.
"Jika kebutuhan air bersih terpenuhi, maka masyarakat dapat hidup lebih baik karena air dapat digunakan untuk mandi, mencuci, dan kebutuhan sehari-hari lainnya. Tidak hanya itu, tingkat kesehatan mereka juga akan jauh lebih terjaga," jelasnya.
Sementara melalui program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), Kodim 0811 Tuban membangun 15 Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) bagi masyarakat kurang mampu.
Dalam pengerjaannya, sejumlah Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) dari Lapas Tuban turut dilibatkan. Keterlibatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi pembangunan sekaligus memberi kesempatan kepada warga binaan untuk berkontribusi positif di tengah masyarakat.
Rangkaian program tersebut menjadi bagian dari upaya Kodim 0811 Tuban mendukung kebutuhan masyarakat, terutama dalam hal akses transportasi, air bersih, dan hunian layak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....