Warga Deketkulon Dukung KDKMP, Minta Kelola Hasil Tani yang Transparan
- 09 Agt 2026 12:40 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Masyarakat Desa Deketkulon, Kecamatan Deket, Kabupaten Lamongan, menyatakan dukungannya terhadap keberadaan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Namun, warga meminta pengelolaan koperasi dilakukan secara transparan dan benar-benar memberikan manfaat bagi perekonomian masyarakat.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam kegiatan publik bertajuk “Rakyat Bicara, Pemerintah Perbaiki” yang digelar Komunitas Bisa Bicara di halaman KDKMP Deketkulon, Minggu , 9 Agustus 2026. Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara masyarakat, pemerintah, dan pengelola koperasi untuk menyampaikan berbagai masukan terkait keberadaan serta tata kelola KDKMP di tingkat desa.
Ketua Panitia Kegiatan, Abdul Rouf, mengatakan forum tersebut sengaja digelar untuk mengetahui secara langsung kebutuhan dan harapan masyarakat terhadap koperasi. Menurutnya, masyarakat pada dasarnya mendukung keberadaan Koperasi Desa Merah Putih, baik di Desa Deketkulon maupun secara umum di Kabupaten Lamongan.
“Kegiatan ini adalah dukungan masyarakat terhadap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih. Kami mengadakan ini untuk memberikan masukan kepada pemerintah, bagaimana curhatan masyarakat dan keinginannya,” ujarnya.
Dari diskusi dan sesi tanya jawab bersama warga, sejumlah persoalan turut menjadi perhatian. Di antaranya kejelasan mekanisme keanggotaan, transparansi program simpan pinjam, hingga harga komoditas yang dijual melalui toko koperasi.
Warga berharap harga barang di KDKMP dapat lebih kompetitif dibandingkan toko ritel, sehingga keberadaan koperasi benar-benar memberikan keuntungan bagi masyarakat. Abdul Rouf menegaskan, masyarakat tidak menolak keberadaan KDKMP. Sebaliknya, warga berharap koperasi terus berjalan dengan catatan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa.
“Kegiatan koperasi ini dilanjutkan dengan catatan menyejahterakan masyarakat desa. Harapan masyarakat kecil sederhana, koperasi ini menguntungkan dan menyejahterakan,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan, masyarakat juga menyampaikan petisi agar keberadaan KDKMP tetap dilanjutkan dengan pengelolaan yang transparan dan berorientasi pada kepentingan warga. Selain masyarakat, kegiatan tersebut juga melibatkan pelaku UMKM di sekitar Desa Deketkulon.
Salah seorang warga, Toyibah, mengaku mendukung keberadaan KDKMP selama koperasi dikelola secara profesional dan mampu memperkuat ekonomi masyarakat sekitar. “Sebenarnya mendukung, asal bisa menyejahterakan ekonomi masyarakat sekitar. Harapannya bisa belanja di sini dengan harga lebih murah dan barangnya lengkap,” tuturnya.
Ia juga berharap KDKMP tidak hanya berfungsi sebagai tempat berbelanja kebutuhan sehari-hari. Menurutnya, koperasi dapat menjadi wadah untuk menampung hasil pertanian masyarakat dengan harga yang adil. Toyibah menilai selama ini sebagian hasil pertanian warga masih bergantung kepada bakul atau tengkulak.
Karena itu, KDKMP diharapkan dapat membuka akses pasar bagi petani sekaligus memberikan kepastian harga yang lebih menguntungkan. “Hasil pertanian bisa ditampung di KDKMP dengan harga yang sesuai, tidak dimurah-murahkan. Kalau harganya bisa sesuai, ya bisa dijual di sini,” ujarnya.
Melalui forum tersebut, masyarakat berharap KDKMP tidak hanya menjadi program kelembagaan di tingkat desa, tetapi mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan yang manfaatnya benar-benar dirasakan warga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....