Siswa Lamongan Antusias Sambut Kembalinya Program Makan Bergizi Gratis
- 14 Jul 2026 14:11 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali disalurkan kepada para siswa seiring dimulainya tahun ajaran baru 2026/2027. Salah satu sekolah yang kembali menerima program tersebut adalah MI Unggulan Sabilillah (MIUS) Lamongan. Kehadiran MBG disambut antusias para siswa yang mengaku telah merindukan menu makan bergizi selama masa libur sekolah.
Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sidomukti Lamongan menyajikan menu nasi, opor ayam, tempe mendoan, acar matang, dan buah semangka. Menu tersebut langsung dinikmati para siswa yang terlihat lahap menghabiskan makanan bersama teman-teman di kelas.
Salah seorang siswa kelas IV MI Unggulan Sabilillah, Nadira, mengaku senang karena dapat kembali menikmati menu MBG setelah hampir sebulan tidak menerima program tersebut selama libur sekolah. Menurutnya, selain cita rasa makanan, suasana makan bersama teman-teman juga menjadi hal yang paling dirindukan. "Menunya hari ini ayam dimasak opor, itu favorit saya. Apalagi sudah hampir sebulan tidak merasakan menu MBG, jadi senang sekali bisa makan lagi bersama teman-teman," ujarnya, Selasa 14 Juli 2026.
Kepala MI Unggulan Sabilillah Lamongan, Uswatun Hasanah, mengatakan selama pelaksanaan Program MBG di sekolahnya tidak pernah ada keluhan dari siswa terkait kualitas maupun penyajian makanan. Hal itu terlihat dari antusiasme siswa yang selalu menghabiskan makanan yang disediakan.
"Sejauh ini siswa sangat suka dan lahap dengan menu MBG yang disajikan. Itu menunjukkan mereka menerima program ini dengan baik. Kami berharap program ini dapat terus berlanjut karena memberikan manfaat yang nyata bagi peserta didik," katanya.
Mitra SPPG Sidomukti Lamongan, Zumrotun Khabiba, juga mengapresiasi semangat para siswa dalam menyambut kembali Program MBG. Menurutnya, penyaluran pada awal tahun ajaran baru menjadi bukti bahwa program prioritas pemerintah tersebut tetap berlanjut setelah sempat dihentikan sementara selama masa liburan.
Khabiba menilai manfaat Program MBG tidak hanya dirasakan oleh para siswa sebagai penerima manfaat, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian dan peternakan. Meningkatnya kebutuhan bahan pangan untuk mendukung program tersebut dinilai ikut mendongkrak permintaan dan harga hasil produksi petani maupun peternak lokal.
"Program MBG manfaatnya sangat besar, bukan hanya bagi anak-anak yang menerima makanan bergizi, tetapi juga bagi petani dan peternak. Dampaknya dapat dirasakan melalui meningkatnya penjualan hasil pertanian dan peternakan," tuturnya.
Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan sementara distribusi Program Makan Bergizi Gratis selama masa libur sekolah. Kebijakan tersebut dilakukan karena menyesuaikan kalender pendidikan dan disebut mampu menghemat anggaran negara hingga lebih dari Rp3 triliun.
Dengan dimulainya kembali kegiatan belajar mengajar, penyaluran MBG kini kembali dilakukan untuk mendukung pemenuhan gizi peserta didik sekaligus meningkatkan kualitas kesehatan dan konsentrasi belajar di sekolah
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....