Kenalkan Budaya Lokal Bunda PAUD Lamongan Luncurkan Buku Koding Kondang Sekaran
- 08 Apr 2026 11:07 WIB
- Tuban
RRI.CO.ID, Lamongan - Kenalkan budaya lokal dan 7 kebiasaan anak baik lewat buku, Bunda PAUD Kabupaten Lamongan sekaligus Ketua TP PKK, Anis Kartikawati Yuhronur Efendi, meresmikan peluncuran tiga buku “Koding Kondang Sekaran” dalam sebuah acara yang digelar di Kantor Kecamatan Sekaran, Kabupaten Lamongan Rabu 8 Maret 2026.
Anis Kartikawati menyampaikan tersusunnya tiga buku tersebut yang merupakan hasil kolaborasi tujuh guru PAUD di wilayah Sekaran di bawah bimbingan koordinator wilayah (Korwil). Ia menegaskan bahwa buku “Koding Kondang Sekaran” dirancang sebagai media pembelajaran yang menyenangkan dan kontekstual bagi anak-anak.
“Alhamdulillah, saat ini sudah berhasil menciptakan tiga buku Koding Kondang Sekaran. Buku ini berisi pembelajaran mulai dari kelompok bermain, TK A hingga TK B. Harapannya, anak-anak bisa mengenal budaya lokal melalui buku ini,” ujarnya.
Menurutnya, penguatan muatan lokal dalam pendidikan sangat penting agar generasi muda tidak kehilangan jati diri budaya di tengah arus globalisasi. Melalui buku tersebut, anak-anak diharapkan lebih dekat dengan lingkungan, tradisi, serta kearifan lokal yang ada di Kecamatan Sekaran.
Meski demikian, Anis juga mengakui adanya tantangan dalam implementasi buku tersebut, terutama terkait pembiayaan agar tidak membebani wali murid. Oleh karena itu, pihaknya akan menggelar diskusi lanjutan guna mencari solusi terbaik.
“Tadi juga sudah saya sampaikan dalam sambutan, ke depan kita akan terkendala masalah biaya. Maka nanti akan ada diskusi lagi, bagaimana manfaat dari tiga buku ini bisa dirasakan tanpa membebani wali murid,” tuturnya.
Ketua tim penyusun buku “Koding Kondang Sekaran”, Nur Asmaiyah menyampaikan bahwa lahirnya buku tersebut dilatarbelakangi oleh keinginan untuk mengintegrasikan pembelajaran teknologi dengan penguatan budaya lokal di Kecamatan Sekaran.
“Ide pertama yang mendasari kami adalah bagaimana mengintegrasikan teknologi dengan budaya yang ada di Kecamatan Sekaran. Harapannya, peserta didik tidak tertinggal dalam perkembangan teknologi, namun tetap memahami asal-usul dan identitas daerahnya,” jelasnya.
Nur Asmaiyah menjelaskan, dalam proses penyusunan buku, tim telah mempertimbangkan standar tingkat pencapaian perkembangan anak. Materi yang disajikan pun dikemas sesuai dengan kelompok usia, mulai dari 3–4 tahun, 4–5 tahun, hingga 5–6 tahun.
Ia menambahkan, konten utama dalam buku tersebut menonjolkan kebudayaan, tradisi, kebiasaan masyarakat, hingga sejarah dan potensi lokal Kecamatan Sekaran. Tak hanya itu, pengenalan makanan khas seperti ikan keting, ikan lele, serta buah-buahan lokal juga dimasukkan sebagai bagian dari edukasi gizi bagi anak usia dini.
Lebih lanjut, ia mengungkapkan bahwa buku ini juga selaras dengan konsep pembelajaran mendalam yang mulai diterapkan dalam dunia pendidikan, termasuk pengenalan koding sejak usia dini. Selain itu, nilai-nilai dalam program “7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat” turut diintegrasikan dalam materi buku.
Untuk tahap awal, pihaknya merencanakan pencetakan sebanyak 1.000 eksemplar yang akan didistribusikan pada tahun ajaran 2026/2027 bagi masing-masing jenjang usia.
“Sebelum buku ini launching kami sudah mempertimbangkan seperti itu jadi 7 kebiasaan Anda Indonesia hebat yang menjadi program dari Kemendikdasmen juga turut serta ada dalam buku ini,” katanya.
Dengan peluncuran “Koding Kondang Sekaran”, Pemerintah Kabupaten Lamongan melalui Bunda PAUD dan TP PKK terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan berakar pada kearifan lokal.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....