Nelayan Lamongan Siap Wujudkan Kampung Nelayan Merah Putih
- 24 Okt 2025 12:32 WIB
- Tuban
KBRN, Lamongan: Sebanyak 23 ribu nelayan di Kabupaten Lamongan bakal menikmati masa depan lebih sejahtera melalui program Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), salah satu program unggulan Presiden Prabowo Subianto di sektor kelautan dan perikanan. Program ini akan digelontorkan dengan bantuan senilai Rp22 miliar untuk setiap desa nelayan.
Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara (PPN) Brondong, Nur Alimin menyampaikan hal itu pada peringatan HUT ke-26 Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang digelar di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Brondong, Kamis (23/10/2025).
Menurut Nur Alimin, program KNMP membuka harapan besar bagi peningkatan kesejahteraan nelayan.
“Baik secara ekonomi, kesehatan, maupun pendidikan, bahkan dampak sosial kemasyarakatan yang lebih luas. Masyarakat akan lebih berdaya dan berkualitas,” ujarnya.
Nur Alimin menambahkan, dana program KNMP bisa diwujudkan dalam berbagai bentuk fasilitas dan infrastruktur pendukung aktivitas nelayan, seperti Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), tempat sandar kapal, hingga pengadaan kapal baru.
Selain itu, juga akan dibangun pabrik es, cold storage, dermaga, bengkel kapal, serta fasilitas pemberdayaan ekonomi masyarakat seperti pusat kuliner, kios, dan kantor koperasi.
“Termasuk fasilitas penunjang lainnya seperti musala dan penerangan jalan umum agar desa nelayan makin nyaman dan mudah diakses,” jelasnya.
Sementara itu, Pengurus Cabang Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Lamongan, Muchlisin Amar, menyambut optimis hadirnya program KNMP.
“Nelayan Lamongan siap mewujudkan Kampung Nelayan Merah Putih. Nelayan juga punya semangat untuk maju,” katanya.
Menurut data HNSI, jumlah nelayan Lamongan mencapai 23 ribu orang dengan 4.600 armada kapal berbagai ukuran gross tonnage (GT). Dengan adanya KNMP, diharapkan aktivitas nelayan semakin mudah dan efisien, termasuk dalam pengurusan sertifikat izin berlayar.
“Kalau semua kapal punya izin berlayar, nelayan bisa melaut dengan nyaman tanpa khawatir operasi PSDKP. Ini juga akan mendorong peningkatan kualitas ekonomi nelayan,” ujarnya mengakhiri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....