Staf Presiden Apresiasi Inovasi Ketahanan Pangan Kampung Pandu
- 22 Okt 2025 13:33 WIB
- Tuban
KBRN, Lamongan: Upaya menjaga ketahanan pangan nasional di Lamongan mendapatkan apresiasi dari Kantor Staf Presiden (KSP). Tenaga Ahli Utama Kedeputian I KSP, Heru Kreshna Reza memuji pelaksanaan Program Ketahanan Pangan Presiden yang dikembangkan di Kampung Pangan Terpadu (Kampung Pandu) Kodim 0812/Lamongan, Desa Jotosanur, Kecamatan Tikung.
Dalam kunjungan lapangan dan peninjauan tersebut, Heru Kreshna menyampaikan bahwa inisiatif yang lahir dari sinergi pemerintah daerah, TNI, dan masyarakat ini merupakan contoh nyata kolaborasi produktif dalam mewujudkan kemandirian pangan.
“Saya bangga sekali dan mengapresiasi kerja keras semua pihak. Kami berharap program di Lamongan ini bisa menjadi prototipe dan benchmarking bagi kabupaten lain di Indonesia. Ini wujud dari astacita Presiden Prabowo bahwa program ketahanan pangan bukan hal main-main,” ujarnya.
Heru menjelaskan, keberhasilan program Kampung Pandu tidak hanya terletak pada hasil panen, tetapi juga pada semangat kolaboratif dari seluruh elemen. Ia menilai bahwa dari kondisi yang awalnya “tidak ada menjadi ada” menunjukkan tekad dan komitmen tinggi dari semua pihak.
“Kendala pasti ada, seperti soal air misalnya. Tapi apakah kita harus menyerah dengan kendala? Tidak. Justru di sinilah kita diuji untuk mencari solusi bersama,” katanya.
Dalam kunjungan itu Heru juga memberikan apresiasi khusus terhadap penemuan varietas padi “malai jumbo” hasil inovasi anggota Kodim 0812 Lamongan bekerja sama dengan Universitas Islam Lamongan (Unisla). Ia menilai penemuan ini menjadi bukti nyata bahwa riset lokal mampu menghasilkan inovasi strategis meski dengan keterbatasan dana.
“Di tengah minimnya biaya riset, bisa menemukan varietas padi seperti ini sangat luar biasa. Ini awal yang bagus dan perlu dilindungi. Saya sarankan sambil berjalan segera diurus hak patennya, agar inovasi ini punya nilai etika dan kebanggaan tersendiri bagi Lamongan,” katanya.
Heru juga menjelaskan bahwa tujuan utama dari inovasi semacam ini bukan semata mencari keuntungan finansial, melainkan membangun nama dan kehormatan daerah melalui karya nyata.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....