Wisata Mangrove Hoat Tamngil, Surga Tersembunyi di Maluku Tenggara

  • 27 Apr 2026 10:47 WIB
  •  Tual

RRI.co.id, Langgur - Selain ombak biru dan pasir putih yang sudah lebih dulu terkenal, Maluku Tenggara ternyata menyimpan pesona alam lain yang tak kalah memesona, yaitu Hutan Mangrove Hoat Tamngil di Desa Rumadian. Selain menjadi rekomendasi wisata karena keasriannya, kawasan ini tentunya wajib dikunjungi karena memberikan pengalaman berpetualang di tengah keheningan alam dan rimbunnya pepohonan bakau yang masih sangat terjaga.

Di Hutan Mangrove Hoat Tamngil, pengunjung dapat menyewa speedboat untuk menyusuri alur yang membelah hutan bakau. Sepanjang perjalanan, suasana alami langsung terasa: suara burung saling bersahutan, riak air berkilau diterpa sinar matahari, dan semilir angin laut membawa aroma khas hutan pesisir. Sensasi ini seolah membawa wisatawan menjauh sejenak dari hiruk-pikuk kehidupan modern.

Menariknya, sebagian pohon bakau di kawasan ini disebut telah berusia ratusan tahun oleh masyarakat setempat. Penduduk lokal bahkan menjulukinya sebagai “pohon fosil”, karena batang dan akarnya tampak kokoh dan beringas seolah menjadi saksi perjalanan waktu di pesisir Hoat Tamngil. Keberadaan pohon-pohon tua ini menjadi daya tarik tersendiri, menunjukkan betapa lestarinya ekosistem mangrove di wilayah tersebut.

Tak hanya memanjakan mata, hutan mangrove ini juga berperan penting sebagai pelindung alami pesisir Rumadian. Akar-akar bakau yang kuat membantu mencegah abrasi dan menjadi tempat hidup berbagai jenis biota laut, termasuk ikan dan kepiting yang menjadi sumber penghidupan bagi warga. Wisata yang berkembang pun membawa manfaat ekonomi bagi penduduk lokal tanpa harus merusak lingkungan.

Bagi para pecinta alam dan pencari ketenangan, hutan mangrove ini bukan sekadar tempat wisata, melainkan ruang untuk merasakan harmoni antara manusia dan alam dalam bentuk yang paling murni.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....