Wonderful Sail to Indonesia Malra Tawarkan Peluang Investasi

  • 23 Jul 2025 12:56 WIB
  •  Tual

KBRN, Langgur: Pemerintah Kabupaten Maluku Tenggara menyambut hangat kedatangan peserta Wonderful Sail to Indonesia 2025 di Pantai Ngiarvarat, Ohoidertawun, Kecamatan Kei Kecil, Rabu (23/7/2025). Lewat sambutan resmi yang dibacakan Wakil Bupati Charlos Viali Rahantoknam, Bupati Muhammad Thaher Hanubun mengajak para pelayar dunia untuk menjelajahi langsung pesona alam dan kekayaan budaya khas Bumi Larvul Ngabal.

“Kami mengajak Anda semua untuk menikmati seluruh keindahan dan kekayaan budaya Kepulauan Kei,” kata Viali dalam sambutannya.

Hingga hari ini sebanyak 21 dari 36 kapal telah merapat di Pantai Ngiarvarat, membawa 56 wisatawan asing dari berbagai negara, seperti Amerika Serikat, Irlandia, Inggris, Australia, Prancis, dan Denmark. Para peserta dijadwalkan mengikuti rangkaian tur budaya dan wisata hingga akhir pekan.

“Kami harap anda bisa tinggal lebih lama untuk menjelajah lebih banyak tempat yang indah,” ujar Viali.

Pemerintah daerah memanfaatkan momentum Sail ini untuk mendorong investasi sektor pariwisata, khususnya pembangunan fasilitas, penginapan, dan ekowisata berbasis komunitas. Diharapkan Maluku Tenggara semakin dikenal sebagai salah satu destinasi utama wisata bahari di kawasan timur Indonesia.

“Bagi anda yang ingin berinvestasi disektor Pariwisata, kami membuka ruang yang selebar-lebarnya. Anda bisa menjadikan daerah ini sebagai rumah kedua bagi anda semua,” kata Viali.

Di tengah semangat promosi, pemerintah juga menyampaikan permohonan maaf jika layanan belum maksimal, sembari menegaskan komitmen untuk terus melakukan pembenahan. Upaya itu menjadi bagian dari strategi menjadikan pariwisata sebagai penggerak utama ekonomi lokal.

Seremoni penyambutan diawali dengan prosesi adat dan pengalungan syal kepada seluruh peserta. Pada siang harinya, peserta mengikuti program pertukaran budaya bersama siswa SD Ohoidertawun yang mencakup interaksi edukatif dan latihan bahasa Inggris.

“Interaksi dengan siswa lokal menjadi momen edukatif yang memberi dampak positif, baik bagi peserta maupun masyarakat,” ujar Sekretaris Dinas Pariwisata Kabupaten Maluku Tenggara, Budi Toffy.

Budi Toffy mengatakan, rangkaian kegiatan Sail diisi dengan aktivitas budaya, wisata alam, aksi sosial, dan interaksi komunitas yang melibatkan pelajar, pemuda, dan masyarakat lokal. Kolaborasi lintas sektor juga digalakkan untuk memastikan pelaksanaan event berjalan lancar hingga para peserta bertolak ke destinasi berikutnya di Banda.

“Kami ingin menjadikan Sail ini sebagai etalase pariwisata berbasis komunitas yang membanggakan dan dapat terus dikembangkan di Maluku Tenggara,” ujar Toffy.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....