Harapan Hendro Rahawarin sebagai Pelatih Asosiasi PSSI Kab Malra

  • 08 Mei 2026 13:32 WIB
  •  Tual

RRI.CO.ID,Tual - Dialog Interaktif yang diselenggarakan di Studio Pro 1 RRI Tual menghadirkan Hendro Rahawarin yang diketahui saat ini menjabat sebagai Pelatih Asosiasi PSSI Kabupaten Maluku Tenggara membahas topik Euforia Piala Dunia 2026 dan masa depan sepak bola generasi muda di daerah ini berlangsung seru yang dipandu oleh penyiar RRI Tual Jumat 8/5/2026.

Rahwarin dalam awal dialog mengakui pesona Piala Dunia tahun ini sedikit berbeda karena 64 tim yang akan bertanding sebagai peserta di kompetisi olahraga terbesar sedunia mampu mencuri perhatian publik dan tentu berdampak positif untuk generasi muda di Maluku Tenggara sebagai pemicu untuk melihat sepak bola sebagai sebuah peluang untuk meniti karir professional.

“pesona piala dunia tahun ini memang berbeda karena 64 tim yang bertandin semakin banyak match yang akan kita lihat dan tentu mampu mencuri perhatian publik,hal ini juga berdampak sebagai pemicu generasi muda di Malra untuk melihat sepak bola sebagai peluang karir professional”katanya.

Lebih lanjut dikatakannya keadaaan sepakbola di Maluku Tenggara akhir-akhir ini trendnya menurun karena kepengurusan PSSI Kabupaten yang telah berakhir periode masa tugas dan sampai saat ini belum dilaksanakan pemebentukan kepengurusan yang baru,ini menjadi sebuah kendala untuk menata sepak bola di daerah ini.

Sebagai seorang pemain sepakbola dirinya juga melihat antusias generasi muda kei menurun karena minimnya liga sepak bola di Maluku Tenggara,sehingga perlu diperhatikan oleh PSSI Kabupaten dan semua pihak terkait sehingga mampu menciptakan iklim sepak bola yang meningkat dan akhirnya pembinaan sepak bola dilakukna lebih baik.

Raharawin menegaskan bahwa pembinaan yang berjenjang harus dilaksanakan karena ini menjadi Langkah strategis dan menyeluruh untuk menghasilkan atlit sepak bola yang mampu berbicara lebih banyak di level yang lebih besar sebab untuk melahirkan seorang atlit sepak bola professional harus melalui pembinaan yang berkelanjutan.

Dirinya berharap kedepan semua elemen terkait bahu membahu untuk melihat keberadaan sepak bola di daerah ini yang sedang tidur untuk Kembali lebih giat dan mampu untuk menciptakan geliat sepak bola yang lebih komprehensif dan ini dimulai dari individiu didorong oleh orang tua,Lembaga Pendidikan dan pemerintah.

“saya berharap untuk membangunkan geliat sepak bola di maluku Tenggara,semua elemen harus bekerja sama untuk mebangunkan Kembali pesona sepak bola dimulai dari individu,dorongan positif daeri orang tua,Lembaga Pendidikan dan pemerintah”katanya mengakhiri.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....