Sempat Ditunda Akhirnya Lomba Miniatur Gereja Katedral Langgur Digelar
- 30 Agt 2023 10:48 WIB
- Tual
KBRN, Langgur: Peresmian dan dedikasi Gereja Katedral Langgur memang sudah selesai, namun lomba miniatur Gereja tersebut baru dilombakan pada hari Minggu, (6/8/2023).
Diketahui, kegiatan lomba miniatur tersebut sejatinya akan dilombakan (dinilai) disela-sela kegiatan peresmian dan dedikasi Gereja Santa Perawan Maria Hati Tidak Bernoda Langgur (13/7) lalu.
Namun, berbagai alasan yang dilontarkan dari panitia pelaksana yakni Orang Muda Katolik (OMK) Stasi Langgur, penilaian miniatur tersebut ditunda pelaksanaannya kurang lebih sebulan lamanya, akhirnya perlombaan tersebut digelar.
Informasi yang berhasil dihimpun, awalnya ada delapan lingkungan (dari 16 lingkungan di stasi Langgur) yang telah memastikan ikut serta dalam lomba. Namun karena tidak ada kepastian waktu perlombaan dari OMK Stasi Langgur, sehingga kelompok OMK dari beberapa lingkungan mengurung niat mereka untuk berlomba.
Dari delapan kontestan, hanya tiga lingkungan yang ikut serta dalam penilaian. Ketiga kelompok OMK tersebut yakni dari lingkungan Andreas Sol, Petrus C. Mandagi dan Johanes Aerts.
Penilaian lomba dilakukan oleh dewan juri yang kompeten di bidangnya (desain grafis dan maket) dari SMK Siwalima St. Yosep Langgur masing Amandus Leisubun dan Thamrin Rabrusun.
Dewan juri menjelaskan, miniatur terbagi dalam dua bagian yakni maket dan diorama. Maket lebih fokus pada bangunan (gedung) dan halamannya. Sementara diorama lebih tertuju pada patung yang menyerupai tokoh-tokoh bersejarah. Maket adalah bangunan yang dibuat menyerupai bentuk asli, baik itu ukuran, warna maupun bentuk (struktur).
Ada lima kriteria (indikator) dalam penilaian tersebut yakni keunikan, kerapihan, kerja tim, tingkat kesulitan dan skala (proporsi). Dewan juri mengakui, ketiga maket dari masing-masing kelompok OMK tersebut materialnya (bahan-bahan) bukanlah yang dikhususkan untuk maket.
Namun karena tidak adanya gambar kerja dari bangunan Gereja tersebut, sehingga maket yang dibuat oleh kelompok OMK ini hanya dari bahan-bahan yang bukan khusus untuk maket.
Dewan juri berharap lomba-lomba seperti ini harus terus dilakukan, agar kelompok anak OMK yang adalah generasi emas Gereja dapat mengasah dan mengembangkan kreativitas dan inovasi mereka dalam bidang desain grafis khususnya pembuatan maket.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....