Bupati Malra: Dana Ohoi Adalah Uang Rakyat, Setiap Rupiah Harus Bermanfaat

  • 05 Okt 2026 13:49 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur - Bupati Maluku Tenggara M. Thaher Hanubun menegaskan pengadaan barang dan jasa di Ohoi bukan sekadar proses administratif membelanjakan anggaran, melainkan instrumen tata kelola untuk memastikan setiap rupiah menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat.

Hal itu disampaikan Bupati dalam sambutan pembukaan Training of Trainers (TOT) Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa di ruang rapat Bupati, Selasa (16/9/2026) di Langgur.

Bupati menekankan tiga prinsip utama yang wajib dipegang:

1.Patuh. Setiap proses pengadaan harus berdasar peraturan perundang-undangan dengan dokumentasi dan prosedur yang dapat dipertanggungjawabkan.

2.Efisien dan Efektif. Anggaran Ohoi harus menghasilkan _value for money_ — tepat kualitas, tepat harga, tepat kebutuhan, dan tepat sasaran.

3.Transparan dan Akuntabel. Jangan sampai keterbatasan kapasitas administrasi menjadi alasan terjadinya kesalahan, pemborosan, atau penyimpangan.

"Saya berharap TOT ini tidak berhenti pada peningkatan pengetahuan, tetapi menghasilkan trainer yang mampu mentransfer kompetensi kepada aparatur Ohoi secara praktis dan seragam. Kita harus membangun sistem, bukan hanya mengandalkan individu," tegas Bupati.

Kepada peserta, Bupati berpesan untuk memahami aturan, menguasai proses, menertibkan administrasi, dan tidak takut bertanya sebelum mengambil keputusan.

"Saya tegaskan, Dana Ohoi adalah uang rakyat. Setiap rupiah harus dapat dijelaskan, dibuktikan, dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," pungkasnya.

Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, kegiatan TOT Pengelolaan Pengadaan Barang/Jasa di Ohoi Tahun 2026 resmi dibuka.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....