Plt Ketua PWI Malra Fokus Konsolidasi dan Pendataan Anggota

  • 04 Okt 2026 19:31 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur-Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Maluku Tenggara, Jhon Matriks Geraldo Leisubun, langsung tancap gas.

Rapat perdana digelar bersama anggota PWI Malra di Langgur, Sabtu, 3 Oktober 2026. Rapat ini menjadi langkah awal usai dirinya ditunjuk sebagai Plt Ketua setelah kepengurusan definitif periode 2023-2026 berakhir.

Gerald menjelaskan, penunjukan tersebut berdasarkan SK Nomor: 24/PWI-MAL/SKPC/VIII/2026 tertanggal 25 September 2026.

"Rapat ini merupakan tindak lanjut dari penunjukan kami selaku Plt Ketua PWI Maluku Tenggara, mengingat kepengurusan definitif periode 2023-2026 sudah berakhir," kata Gerald usai rapat.

Ia menegaskan, ada sejumlah tugas krusial yang harus dituntaskan selama masa Plt. Salah satunya mempersiapkan dan melaksanakan Konferensi PWI Kabupaten Maluku Tenggara.

Selain konferensi, agenda mendesak lainnya adalah pelaksanaan Orientasi Kewartawanan dan Keorganisasian (OKK) serta pendataan ulang seluruh anggota PWI Malra.

"Yang berikutnya adalah menghimpun dan mendata kembali keanggotaan PWI Maluku Tenggara, baik anggota muda, calon anggota muda maupun anggota biasa yang tidak termasuk dalam daftar pemilih tetap pada saat pelaksanaan konferensi," ujarnya.

Menurut Gerald, pendataan menjadi fokus utama karena PWI adalah organisasi yang berbasis data.

"Kenapa pendataan ini penting? Karena PWI ini berbasis data. Jadi ketika data kita tidak valid, maka keanggotaan kita pun juga diragukan," tegasnya.

Karena itu, ia meminta seluruh anggota PWI Malra, khususnya pengurus periode sebelumnya, untuk proaktif dalam proses pendataan ulang tersebut. Pemilik Kartu Tanda Anggota (KTA) Muda maupun Biasa diminta segera melengkapi data agar tercatat dalam database resmi organisasi.

"Kami berharap seluruh anggota PWI Malra yang memiliki KTA Muda maupun Biasa supaya proaktif bersama-sama membantu proses pendataan kembali ini," ujarnya.

Masa tugas sebagai Plt diberikan selama enam bulan. Namun Gerald menargetkan satu bulan pertama harus tuntas untuk konsolidasi internal dan pendataan keanggotaan, termasuk audiensi dengan Pemerintah Daerah dan Forkopimda.

"Target kami, satu bulan pertama ini konsolidasi dan pendataan keanggotaan sudah selesai. Di dalamnya juga kegiatan audiensi dengan Pemerintah Daerah serta Forkopimda setempat," kata Gerald.

Agenda penting lain yang segera disiapkan adalah OKK. Gerald menegaskan OKK wajib bagi calon anggota muda yang ingin bergabung dengan PWI. Tanpa mengikuti OKK dan mengantongi sertifikat, proses penerbitan KTA tidak akan diproses.

"Kalau tidak mengikuti OKK, proses keanggotaannya tidak akan dilaksanakan. Ini merupakan bagian penting yang harus diketahui dan dilaksanakan oleh calon anggota," ujarnya.

Aturan yang sama berlaku bagi anggota muda yang telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dan ingin naik status menjadi anggota biasa. Wajib mengikuti OKK sebagai syarat peningkatan status.

"OKK ini paling penting. Kegiatan yang paling dekat yang harus kami gelar adalah OKK karena ini wajib untuk seluruh anggota PWI," katanya.

Gerald kembali menekankan pentingnya validitas data. Status keanggotaan harus bisa diverifikasi secara administrasi dan database.

Ia pun mengajak seluruh anggota untuk berkolaborasi membenahi organisasi.

"Harapan saya selaku Plt, teman-teman PWI Malra mari sama-sama kita berkolaborasi, saling mendukung dan bahu-membahu untuk menata organisasi ini lebih baik ke depan," katanya.

Selain pembenahan internal, PWI Malra di bawah kepemimpinan Plt juga akan membangun kembali kemitraan yang solid dengan pemerintah daerah dan Forkopimda.

"Ke depan juga kami akan membangun komitmen yang baik dengan pemerintah daerah maupun Forkopimda," pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....