Konservasi Solusi Tepat Jadikan Perairan Lestari

  • 03 Okt 2026 14:47 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Langgur - Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Keluatan Universitas Pattimura Dr. Mintje Wawo, S.Pi.,M.Si menilai, konservasi wilayah pesisir dan Pulau - Pulau kecil menjadi langkah strategis guna mewujudkan potensi kelautan yang lestari dan berkelanjutan, Sabtu (3/10/2026).

“Konservasi ini sebenarnya kan salah satu upaya untuk membuat perairan itu berkelanjutan. Kita melakukan wisata itu tergantung apa yang ada di tempat wisata. Apakah ada mangrove, ada lamun, ada terumbu karang ada ikan, ada biota yang ada pasir putih,” ucap Wawo.

Menurutnya, Program Konservasi perlu digalakan di setiap Ohoi untuk menjaga keasrian dan ketahanan pesisir yang menjadi sumber kehidupan seluruh rakyat. Misalkan hutan Mangrove, padang lamun, ekosistem terumbu karang, dan jenis spesies ikan.

Dikatakan, seluruh biota laut yang bergantung pada ekologi maritim, semestinya terus dijaga, sedini mungkin, olehnya itu Pagelaran wisata global dalam hal ini Festival Pesona Meti Kei di Maluku Tenggara yang dilaksanakan tiap tahun, metode unggulan menjaga khasanah daerah yang wajib mempertahankan sumber daya hayati perairan.

“Jangan ada yang melakukan kegiatan yang mengotori perairan atau merusak. Mungkin saja setelah Meti Kei mungkin ada dong bom ikan. Nah itu tidak boleh, Istilahnya kenapa konservasi itu ada Supaya sumber daya itu tetap ada,” ujarnya.

Wawo menjelaskan, metode konservasi tidak dititikberatkan pada pelarangan eksploitasi komoditas perikanan, namun menjadi solusi terbaik demi menjaga ketahanan spesies kelautan untuk berkembang biak dalam jumlah besar.

Lebih jauh Wawo menerangkan, Sistem Konservasi bertujuan meminimalisir kepunahan sebuah spesies kelautan dan hal ini membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat guna menjaga kekayaan maritim dari masa ke masa terhadap kelangsungan hidup anak cucu di masa mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....