Kolese Yos Sudarso Dobo Gelar Sosialisasi dan Pelatihan Kesehatan Mental

  • 03 Okt 2026 14:12 WIB
  •  Langgur

RRI.CO.ID, Dobo - Kolese Yos Sudarso Dobo menggelar sosialisasi dan pelatihan kesehatan mental bagi para guru dan tenaga kependidikan, Sabtu (3/10/2026), di Aula Cendrawasih, Jalan Ali Moertopo, Kelurahan Siwalima, Kecamatan Pulau-Pulau Aru, Kabupaten Kepulauan Aru.

Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 08.35 WIT tersebut diikuti para guru dan tenaga kependidikan di lingkungan Kolese Yos Sudarso Dobo, mulai dari jenjang TK, SD hingga SMA.

Turut hadir Direktur Kolese Yos Sudarso Dobo, RD Rollan Ignatius Renwarin, Wakil Direktur Tobias Talangembun, serta para kepala sekolah di lingkungan Kolese Yos Sudarso Dobo.

Kegiatan diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, dilanjutkan doa yang dibawakan Frater Gio Renwarin, kemudian sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Direktur Kolese Yos Sudarso Dobo, RD Rollan Ignatius Renwarin.

Dalam sambutannya, RD Rollan mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kegiatan yang sebelumnya dilaksanakan di Makassar dan melibatkan perwakilan dari tiga keuskupan, yakni Keuskupan Manado, Keuskupan Amboina, dan Keuskupan Makassar.

Menurutnya, hasil kegiatan di Makassar kemudian disosialisasikan kepada para guru dan tenaga kependidikan di Kolese Yos Sudarso Dobo agar dapat diterapkan dalam lingkungan pendidikan.

Ia menilai kesehatan mental merupakan salah satu aspek penting yang perlu diperhatikan dalam proses pendidikan. Keberhasilan proses belajar mengajar, menurutnya, tidak hanya ditentukan oleh pencapaian akademik, tetapi juga kondisi mental para pendidik dan peserta didik.

"Yang paling utama adalah bagaimana identitas kita sebagai pendidik untuk bisa membuka diri, menghayati dan mendalami peran kita sebagai seorang guru," ujarnya.

RD Rollan mengibaratkan para guru sebagai mutiara yang masih terpendam dan memiliki tugas untuk memberikan yang terbaik kepada peserta didik.

"Kita semua adalah mutiara-mutiara yang masih terpendam yang akan kita serahkan kepada peserta didik kita," katanya.

Ia mengajak seluruh guru mengikuti kegiatan tersebut dengan sungguh-sungguh dan penuh keterbukaan. Menurutnya, kebersamaan, komunikasi, dan kemampuan untuk saling menghargai merupakan bagian penting dalam membangun lingkungan pendidikan yang sehat.

Ia berharap sosialisasi dan pelatihan kesehatan mental tersebut dapat membantu para guru semakin mengenal diri, membangun komunikasi yang baik, serta mampu menghadapi berbagai persoalan yang muncul dalam proses pendidikan.

RD Rollan juga mengingatkan para guru agar tidak melihat rekan kerja sebagai saingan, melainkan sebagai teman dan saudara yang bersama-sama menjalankan tugas pendidikan.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pemaparan materi pelatihan kesehatan mental serta aktivitas kelompok yang dirancang untuk membangun kebersamaan dan komunikasi antarpeserta.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....