Ketua RT 024/RW 008 Soroti Pendataan Penerima Bantuan Pangan
- 22 Sep 2026 08:17 WIB
- Langgur
RRI.CO.ID, Dobo: Ketua RT 024/RW 008, Abdullah Depan, menilai penyaluran bantuan pangan pemerintah melalui Bulog di wilayahnya berjalan lancar. Namun, ia menyoroti masih adanya persoalan dalam pendataan warga yang ditetapkan sebagai penerima bantuan.
Hal itu disampaikannya kepada RRI, Senin (21/9/2026).
Menurut Abdullah, sebanyak 12 Kartu Keluarga (KK) di wilayah RT 024/RW 008 menerima bantuan pangan berupa beras. Bantuan tersebut telah disalurkan kepada warga beberapa waktu lalu, dengan masing-masing penerima mendapatkan tiga karung beras.
Ia menyebut, dari sisi kualitas dan jumlah, bantuan yang diterima warga dalam kondisi baik dan sesuai dengan ketentuan.
“Kalau untuk bantuan pangan ini saya merasa sangat baik. Warga juga merasa bersyukur karena bantuan beras ini sangat membantu kebutuhan mereka,” ujarnya.
Meski demikian, Abdullah mengatakan masih menerima sejumlah keluhan warga terkait penetapan penerima bantuan.
Menurutnya, terdapat warga yang dinilai masih mampu, termasuk warga yang telah menerima bantuan sosial lainnya seperti Program Keluarga Harapan (PKH), tetapi masih tercatat sebagai penerima bantuan pangan.
Di sisi lain, ia menyebut terdapat warga yang menurut penilaiannya lebih membutuhkan, termasuk warga yang berstatus janda, namun tidak tercatat sebagai penerima bantuan.
“Ini yang menjadi persoalan. Ada warga yang sudah menerima PKH dan bantuan lainnya, tetapi masih mendapatkan beras. Sementara ada warga lain yang lebih membutuhkan justru tidak mendapatkan,” katanya.
Abdullah juga menyoroti persoalan administrasi ketika penerima bantuan berhalangan mengambil bantuan, termasuk karena telah meninggal dunia atau mengalami kendala dokumen kependudukan.
Ia mengatakan, dalam beberapa kasus, keluarga penerima yang hendak mengambil bantuan atas nama anggota keluarganya tidak dapat menerima bantuan karena terkendala persyaratan administrasi, termasuk dokumen KTP.
Karena itu, Abdullah berharap pemerintah melakukan pembaruan data penerima sebelum penyaluran bantuan dilakukan.
Ia mengusulkan agar proses pendataan melibatkan pemerintah di tingkat RT bersama Dinas Sosial dengan turun langsung ke lapangan, sehingga kondisi sosial dan ekonomi warga dapat diketahui secara lebih akurat.
“Harapan saya ke depan, sebelum pembagian beras dilakukan, pendataan harus dilakukan jauh-jauh hari. Pendataan sebaiknya melalui RT, kemudian RT bersama Dinas Sosial turun langsung melihat warga yang benar-benar layak menerima,” ujarnya.
Menurutnya, keterlibatan RT dalam proses pendataan penting karena aparat RT dinilai lebih mengetahui kondisi warga di lingkungan masing-masing.
Ia berharap sistem pendataan dapat diperbaiki sehingga bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang membutuhkan dan tidak terjadi ketidaksesuaian antara data penerima dengan kondisi warga terkini.
“Jangan sampai warga yang benar-benar punya hak tidak menerima, sementara warga yang dianggap mampu justru mendapatkan bantuan. Sistem ini perlu diperbaiki agar bantuan benar-benar menyentuh masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Abdullah juga berharap transparansi dan pengawasan diperkuat dalam setiap tahapan penyaluran bantuan pangan, mulai dari pendataan hingga pembagian kepada masyarakat.
Sementara itu, dari sisi teknis penyaluran di tingkat RT, ia menyebut proses pembagian berlangsung cepat dan relatif lancar. Warga yang tercantum sebagai penerima datang langsung ke tempat pengambilan bantuan.
Ia berharap pemerintah dan Bulog ke depan dapat meningkatkan akurasi data serta memperkuat koordinasi dengan pemerintah di tingkat RT, sehingga bantuan pangan dapat disalurkan lebih tepat sasaran dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....