Kru Kapal dihimbau Periksa Bodi Fiber sebelum Berlayar guna Cega Resiko di Laut
- 22 Sep 2026 08:15 WIB
- Langgur
Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PLP) Kelas II Tual melaksanakan sosialisasi dan edukasi keselamatan pelayaran kepada kru kapal cepat yang melayani rute Langgur–Kei Besar, pelabuhan rat dan pelabuhan mastur baru pada senin 21 /9/2026
Dalam kegiatan tersebut, petugas mengingatkan kru kapal agar selalu memperhatikan kapasitas penumpang serta kondisi cuaca dan laut sebelum maupun selama melakukan pelayaran.
Himbauan tersebut disampaikan sebagai bagian dari upaya mencegah terjadinya kecelakaan laut dan memastikan perjalanan masyarakat antarpulau berlangsung dengan aman dan berkeselamatan. Kru kapal diminta tidak mengabaikan kondisi gelombang, angin, dan cuaca yang dapat berubah sewaktu-waktu selama perjalanan.
“Kami dari Pangkalan PLP Kelas II Tual juga menekankan pentingnya memastikan jumlah penumpang sesuai dengan kapasitas kapal yang telah ditetapkan. Kapal tidak boleh dipaksakan mengangkut penumpang melebihi kapasitas karena dapat memengaruhi stabilitas kapal serta meningkatkan risiko apabila menghadapi kondisi laut yang kurang bersahabat. Ujar Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tual Jusuf Heljanan,ST.MH
Selain kapasitas penumpang, kondisi kapal juga menjadi perhatian. Kapal cepat yang melayani rute Langgur–Kei Besar juga beberapa Pelabuhan di wilayah kabupaten Maluku tenggara dan kota tual pada umumnya menggunakan konstruksi berbahan fiber, sehingga kru perlu memperhatikan kondisi lambung dan bagian kapal lainnya, khususnya ketika menghadapi gelombang. Hantaman gelombang yang kuat dapat memberikan beban terhadap struktur kapal dan berpotensi menimbulkan kerusakan apabila kondisi kapal tidak dalam keadaan baik.
Karena itu, kru kapal diingatkan untuk melakukan pemeriksaan terhadap kondisi kapal sebelum berangkat, memastikan peralatan keselamatan tersedia dan dapat digunakan, serta memperhatikan informasi cuaca dan kondisi perairan. Apabila kondisi laut dinilai tidak memungkinkan untuk melakukan pelayaran secara aman, aspek keselamatan harus menjadi pertimbangan utama dalam menentukan keberangkatan.
Petugas Pangkalan PLP Kelas II Tual juga mengingatkan kru agar memastikan seluruh penumpang memperoleh informasi mengenai keselamatan pelayaran, termasuk lokasi dan penggunaan life jacket, serta mengikuti arahan kru apabila terjadi kondisi darurat.
Rute Langgur–Kei Besar merupakan salah satu jalur transportasi laut yang memiliki peranan penting bagi aktivitas masyarakat. Oleh karena itu, keselamatan penumpang dan kru menjadi tanggung jawab bersama antara operator kapal, awak kapal, petugas pelabuhan, dan masyarakat pengguna jasa transportasi laut.
“Melalui sosialisasi ini, kami Pangkalan PLP Kelas II Tual berharap para kru kapal semakin meningkatkan kewaspadaan dan disiplin dalam menerapkan prosedur keselamatan. Perhatian terhadap kapasitas penumpang, kondisi kapal, serta keadaan cuaca dan laut diharapkan dapat menjadi bagian dari kebiasaan sebelum setiap pelayaran”, Ujar Ujar Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tual Jusuf Heljanan,ST.MH
Pangkalan PLP Kelas II Tual berkomitmen untuk terus melakukan pengawasan dan edukasi keselamatan di wilayah kerja guna mendukung terciptanya pelayaran yang aman, tertib, dan berkeselamatan bagi masyarakat pengguna transportasi laut
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....